Warga Minta Kepala Desa Bah Balua Diperiksa Terkait Dana Desa

Teks Foto : Kantor Desa Bah Balua Kecamatan Bangun Purba, Kab.Deli Serdang.

Deli Serdang.AnalisaOne.com I
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2018 Desa Bah Balua kecamatan Bangun Purba kabupaten Deli Serdang sebesar Rp. 1.484.655.500,- di duga penggunaan Dana APBDes tidak di jalankan dengan benar.

Selain itu penggunaan Dana Desa tersebut penuh dengan tanda tanya. apa lagi kepala Desa berinisial “HP” terkesan sengaja menghindar dari kejaran Wartawan untuk di konfirmasi tentang pertanggungjawaban pengelolaan dana APBDes 2018.

Pantauan AnalisaOne.com dan awak media lainnya saat mendatangi Kantor Desa Bah Balua Kecamatan Bangun Purba Deli Serdang Jum’at 18/01 sekira pukul 14.00 wib, masih dalam keadaan terkunci dan tidak ada kegiatan sàma sekali. seluruh kaur desa telah berpulang ke rumah masing-masing. selanjutnya awak media mencoba kembali mendatangi Kantor Desa Bah Balua Bangun Purba, (Senin 21/01), guna konfirmasi terkait penggunaan APBDes 2018, namun tetap Kepala Desa Bah Balua kecamatan Bangun Purba berinisial “HP” tidak berada di Kantor tanpa ada keterangan yang jelas, selain Kepala Desa juga Bendahara dan Kaur Pemerintahan tidak berada di tempat, sedangkan Sekretaris Desa tidak bersedia untuk di konfirmasi.

Selanjutnya awak media mencoba menemui Firmansyah selaku petugas Kaur Pembangunan, saat di konfirmasi, Firman mengatakan” Dana Desa digunakan untuk bidang PELAKSANAAN PEMBAGUNAN DESA sebesar Rp.988.789.500,- dengan rincian penggunanaan TPT di dusun III 2 unit Rp.225.000.000,- Pembuatan sumur bor dan Pipanisasi di dusun I dan IV Rp……. (?), DRAINASE di dusun I Rp. 51.000.000,- MCK di dusun I Rp….. (?), RABAT BETON Rp. 300.000.000,- dan Paving Blok Rp…. (?)” Saya benar-benar tidak ingat semua karena data selengkapnya di simpan oleh bendahara, jelasnya

hasil konfirmasi media kepada Firman menimbulkan pertanyaan bahwa kuat dugaan sebagai Kaur Pembangunan Desa Bah Balua sejak 4 tahun yang silam tidak dapat menjelaskan serta menjabarkan rincian penggunaan dana yang harus di pertanggungjawabkan. selain itu , Firman terlihat tidak menguasai dalam bidang pembangunan atau diduga ada intimidasi dari Kepala Desa sehingga “F” terkesan BINGUNG.

SS warga Desa Bah Balua saat di konfirmasi menjelaskan bahwa selama ini sudah bertahun lamanya kami mengeluhkan tentang jalan utama dari Desa Bah Balua ke kota Bangun Purba sangat jauh dan rusak , harapan kami tolonglah di perbaiki dan di aspal supaya kami masyarakat benar-benar dapat menikmati hasil pembangunan yang telah di buat oleh Presiden.

“kami masyarakat Desa Bah Balua kecamatan Bangun Purba Deli Serdang mengharapkan agar kepala desa dan kaur pembangunan serta Kaur Pemerintahan Desa segera di periksa , bila terdapat ketidakbenaran dalam menyalurkan APBDes 2018 semoga segera di beri sanksi dan tindakan sesuai UU dan HUKUM yang berlaku di Indonesia”pinta warga. ( STS).

Comments on Facebook