Desa Medan Krio Adakan Penyuluhan Hukum Tentang KDRT di Aula Desa

Teks Foto : Kepala Desa Medan Krio, Suprayetno foto bersama dengan Kepala Dusun, Tokoh masyarakat, Ibu pengajian dan PKK serta narasumber dari Kejaksaan Cabjari DS di Labuhan Deli. (Dok AnalisaOne. Com.) 

Medan. AnalisaOne.com I Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang adakan penyuluhan hukum tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Acara tersebut dihadiri oleh narasumber dari Kejaksaan Cabjari Deli Serdang Labuhan Deli, Jaksa Ramli dan Susi. Jumat, (27/12).

Dalam temanya, bahwa sering sekali Kekerasan Dalam Rumah Tangga ini terjadi. Hal ini dikatakan oleh Ramli jaksa Cabjari DS di Labuhan Deli. Yang mana kejahatan KDRT itu dapat terjadi kepada suami, isteri.

“Selain suami istri, anak termasuk anak angkat dan anak tiri, orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan orang sebagaimana disebutkan di atas karena hubungan darah, perkawinan (misalnya mertua, menantu, ipar, dan besan), persusuan, pengasuhan, dan perwalian, yang menetap dalam rumah tangga.” Kata Ramli didampingi Kasus Cabjari Deli Serdang Labuhan Deli, Susi.

Selain hubungan keluarga, kejahatan KDRT dapat juga digolongkan kepada orang yang bekerja membantu rumah tangga dan menetap dalam rumah tangga tersebut, dalam jangka waktu selama berada dalam rumah tangga yang bersangkutan.

“Jadi selain hubungan keluarga, pekerja atau yang sering disebut pembantu rumah tangga yang menetap dirumah majikannya dalam waktu berada dalam rumah juga termasuk jika ditemukannya kejahatan KDRT ini” Ucapnya lagi.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga meliputi “Kekerasan Fisik, yakni perbuatan yang mengakibatkan rasa sakit, jatuh sakit, atau luka berat, Kekerasan Psikis, yakni perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/ atau penderitaan psikis berat pada seseorang.Kekerasan Seksual, yakni setiap per-buatan yang berupa pemaksaan hubungan seksual, pemaksaan hubungan seksual dengan cara tidak wajar dan/atau tidak disukai, pemaksaan hubungan seksual dengan orang lain untuk tujuan komersial dan/atau tujuan tertentu.

Kejahatan Seksual, itu tergolong seperti Pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga tersebut, Pemaksaan hubungan seksual terhadap salah seorang dalam lingkup rumah tangganya dengan orang lain untuk tujuan komersial dan/atau tujuan tertentu.

Selain itu, Penelantaran Dalam Rumah Tangga juga termasuk dalam kejahatan KDRT, yakni perbuatan menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangga, padahal menurut hukum yang berlaku bagi yang bersangkutan atau karena persetujuan atau perjanjian ia wajib memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada orang tersebut.

Menurut Ramli ada Penghapusan kekerasan dalam rumah tangga yang bertujuan mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga dan memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.

“Dalam kejahatan Rumah tangga ini, ada penghapusan dalam KDRT yang bertujuan mencegah bentuk kekerasan dalam rumah tangga. Dan juga melindungi korban dan menindak pelaku yang melakukan kejahatan dalam rumah tangga. Untuk pidananya itu ada kalau mau tahu lihat di Undang – undang KDRT.” Ujar Ramli.

Terpisah, Kepala Desa Medan Krio, Suprayetno mengapresiasi saran dan pengetahuan yang dipaparkan oleh tim Kejaksaan Cab jari Deli Serdang di Labuhan Deli. Beliau sangat prihatin melihat kejahatan dalam rumah tangga ini sudah begitu banyak. Apalagi pernikahan dini juga salah satu harus dicegah agar tidak terjadinya penelantaran anak.

“Kita berterima kasih kepada tim Kejaksaan Cabjari Ds di Labuhan Deli yang memberitahukan kami lewat penyuluhan hukum KDRT ini. Kalau menurut masyarakat awam, kejahatan KDRT yang kita ketahui hanya sebatas suami istri saja. Namun ada juga yang digolongkan dalam kejahatan KDRT ini yaitu kekerasan terhadap anak, mertua, menantu serta pembantu rumah tangga yang menetap. Apalagi pernikahan dini yang banyak terjadi juga salah satu bentuk potensi kejahatan KDRT penelantaran anak. ” Kata Suprayetno.

Turut hadir dalam acara penyuluhan hukum tentang KDRT ini, Kepala Desa Medan Krio, Suprayetno, Jaksa Cabjari Deli Serdang Labuhan Deli, Ramli, SH, Seluruh Kepala Dusun Desa Medan Krio, Tokoh masyarakat Desa Medan Krio, ibu – ibu pengajian dan PKK Desa Medan Krio, Serta masyarakat dari perwakilan Dusun di Desa Medan Krio.(ri).

Comments on Facebook