Rp. 5,6 M Proyek Pelebaran Jalan dan Pengaspalan Jalan Melati Diduga Asal Jadi

Dok AnalisaOne. Com

Medan. AnalisaOne. Com I Proyek Pengerjaan peningkatan jalan dan Pelebaran jalan Melati Kec. Medan Selayang diduga bermasalah.pasalnya, Selain asal jadi, pengerjaan proyek pelebaran jalan Melati bersumber dari APBD Kota Medan sebesar Rp. 5,6 M diketahui tidak dikerjakan oleh pemenang tender yakni, CV. sempurna jaya beralamat di Propinsi Aceh. Jumat (13/12).

Informasi yang dihimpun, proyek pengerjaan jalan dan pelebaran jalan Melati ternyata di subkan kepada PT. ANA. Hal ini langsung dikatakan oleh pengawas lapangan yang mengaku bernama Irwansyah.

“Ini bukan CV. sempurna jaya bang.” Kata Irwan.

Ditanya siapa pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Irwan memberitahukan bahwa nama pengawas dari Dinas PU adalah Yohanes.

“Kalau pengawas dari PU namanya Yohanes bang. Tadi ada disini. ” Katanya.

Pantauan AnalisaOne.com, Selain di sub, pengerjaan proyek senilai Rp. 5,6 Milyar di kerjakan dibulan Desember. padahal, dalam kontrak, pengerjaan ditandatangani dibulan Juli 2019. Selain itu, terlihat bahwa perekat aspal (plingkut) tidak maksimal. Namun saat ditanyakan kepada Irwan, tampak menutupi plingkut yang tidak sesuai.

“Namanya sudah banyak dilalui kendaraan tadi bang. Jadi seperti tidak di plingkut dia” Ujar Irwan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Zulfansyah ketika ingin dikonfirmasi di kantornya tidak berada ditempat. Salah seorang staf mengatakan Zulfansyah berada diluar. Namun staf tersebut menyarankan agar temui kepala UPT Dinas PU Kota Medan Wilayah Selatan, bernama Marulli Sitanggang.

“Saran saya temui saja Kepala UPT Medan Wilayah Selatan, bapak Marulli Sitanggang” Ujarnya.

Menyahuti saran staf Dinas PU, Marulli Sitanggang saat di temui wartawan di kantornya, dijalan Balai Desa Kec. Medan Sunggal, tidak berada di tempat.

“Tidak ada bapak dikantor bang. Sudah kelapangan bapak” Kata Stafnya sambil mengatakan temui saja pak Dedi Ahmudi (PPK) di Kantor PU Medan.

Sementara itu, Dedi Ahmudi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp terkait proyek pengaspalan dan pelebaran jalan Melati, Kec. Medan Selayang, tidak mau membalas dan hanya dibaca saja dengan conteng biru. Saat dihubungi AnalisaOne. Com dinomor 08216556xxxx, terlihat masuk namun langsung ditolak oleh Dedi.(tim).

Comments on Facebook