Dugaan Pungli di Jajaran Kemenag Sumut, Kajatisu Belum Tetapkan Tersangka

Dok AnalisaOne.com

Medan.AnalisaOne.com I Hingga kini dugaan kasus Pungutan Liar (Pungli) yang menyeret Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, Iwan Zulhami masih jalan ditempat oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Senin (10/2).

Hal ini terbukti, sejauh ini pihak Kejaksaan tinggi Sumatera Utara belum menetapkan status pemeriksaan sebagai tersangka terhadap salah satu dari 13 pejabat dijajaran Kemenag Sumut.

Menyikapi hal ini, Hambali selaku Ketua DPW Sumatera Utara Badan Pemantau Korupsi Penyelenggaraan Negara Kesatuan Republik Indonesia (BPKP NKRI) saat dikonfirmasi menjelaskan sangat menyayangkan lambannya penanganan dugaan kasus jual jabatan atau pungli di jajaran Kemenag Sumut.

Beliau meminta agar Kejaksaan Agung mengambil alih pemeriksaan di jajaran Kemang Sumut terhadap dugaan kasus Pungutan Liar yang kini belum terlihat para tersangkanya.

“Kalau saya melihat bahwa penanganannya lambat. Dari mulai pemeriksaan bulan Agustus 2019 lalu, hingga sampai saat ini publik belum mengetahui siapa – siapa yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.” Kata Hambali.

Hambali meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Bapak Amir Yanto mengambil langkah untuk melakukan pemeriksaan kembali terhadap 13 pejabat jajaran Kemanag Sumut yang sampai saat ini sudah tidak terdengar.

“Ini PR bagi pak Amir Yanto selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Jangan sampai kasus ini kemvali mengendap hingga berulang tahun di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.” Tegas Hambali.

Selain lembaga Korupsi, kini elemen masyarakat juga masih bertanya – tanya terhadap kasus dugaan pungli terhadap 13 pejabat di jajaran Kemanag Sumut. Selain itu, juga terhadap kasus pemeriksaan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Arsyad Lubis terkait kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 90 milyar sudah tidak terdengar lagi.

Kinerja Jaksa di Kejatisu yang dianggap tidak profesional dan tidak mendukung pemberantasan korupsi itu kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan para penggiat anti korupsi di Sumut.

Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian yang sempat dikonfirmasi beberapa lalu seperti enggan memberikan komentar terkait pemeriksaan kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut itu,  malah memberikan komentar lain kepada wartawan, pada Senin  (16/12/2019).

“Ke 13 pejabat Kemenag Sumut itu masih kita periksa. Jadi belum bisa di expose dulu adinda.” ujar Sumanggar melalui WhatsApp.

Sumanggar meyakini bahwa ke 13 pejabat jajaran Kementerian Agama pemeriksaannya masih berjalan dan masih tahap penyelidikan.

“Iya adinda, mereka di periksa, dan masih tahap penyelidikan (lidik), ” Kata Sumanggar meyakini.

Namun, ketika disinggung apakah terkait kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut itu Iwan Zulhami pernah diperiksa selaku orang nomor satu di kanwil Kemenag Sumut. Sayangnya Sumanggar tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan tersebut.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumut, Iwan Zulhami saat ditanya wartawan bahwa kasus Pungli 13 pejabat Kemenag Sumut tersebut masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan oleh Kejatisu.

“Abang belum ada baca itu adinda, ” jawab Iwan Zulhami singkat, Senin, (16/12/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, pada bulan Agustus 2019 lalu sebanyak 13 pejabat di jaiaran Kemenag Sumut diperiksa oleh Kejatisu dalam kaitan Pungli berdalih uang komite yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Anehnya, hingga sampai saat ini kasusnya diduga tidak dilanjutkan oleh Kejatisu.

Berikut nama pejabat di jaiaran Kemenag Sumut yang diperiksa Kejati Sumut pada bulan Agustus lalu.

1. Kepala Man 2 Medan
2. Kepala Man 3 Medan
3. Kepala MTsN 1 Medan
4. Kepala MTsN 3 Medan
5. Kepala MTsN Binjai
6. Zulkarnain mantan KasubBag Kanwil Depag SU
7. Mustafid kabid penmad Kanwil
8. Tharmuzi KasubBag Kepegawaian
9. Drs Mashudi kasi haji Kota Medan
10. Untung Nasutioan TU Kanwil Sumut.
11.Nur Syamsiah, Kasi Kesiswaan Kanwil Sumut.
12. Arumia Kasi Penmad Binjai.
13. Wardi Kasi Penyelenggara Syariah Kota Binjai.(ri).

Comments on Facebook