Pemilihan Kepling Kelurahan Nelayan Indah Jadi Ajang Bisnis, Lurah : Itu Urusan Seklur

Foto : Camat Medan Labuhan, Rudy Asriandy sedang bermain Tenis Meja, Sekretaris Kelurahan Nelayan Indah, Anto Syahputra, dan Kepling terpilih yang telah lama menderita sakit struk.

Medan. AnalisaOne.com I Puluhan Kepling di Kec. Medan Labuhan kecewa atas pemilihan Kepala Lingkungan yang tidak berdasarkan pengetahuan dan kemampuan. Bahkan pemilihan Kepala Lingkungan di Kelurahan Nelayan Indah yang baru dilaksanakan beberapa minggu lalu diduga jadi ajang bisnis. Senin (17/2).

Informasi yang dihimpun, sebanyak 25 orang mantan kepala lingkungan di Kecamatan Medan Labuhan membuat nota keberatan melalui pernyataan surat keberatan yang dikirim ke Walikota Medan, Komisi A DPRD Kota Medan dan Kabag Pemerintahan Kota Medan. Para Kepling tersebut tidak terima atas curangnya pemilihan Kepala Lingkungan (Kepling) yang menjadi ajang bisnis.

“Kami keberatan atas pemilihan Kepling yang baru ini. Kami terima jika jabatan kami diganti atau terbentur karena usia, namun pemilihan kepling di Kelurahan Nelayan Indah ini seperti jadi ajang bisnis jual beli dan pesanan yang ditenggarai pihak Camat Medan Labuhan dan Kelurahan” Ujar beberapa mantan kepling.

Kepada AnalisaOne.com, beberapa Kepling menceritakan bahwa mereka keberatan atas prilaku Camat Medan Labuhan, Rudy Asriandy yang mengeluarkan SK kepala lingkungan 3 (Kepling) yang kalah dari hasil pemilihan warga pendukung.

Tidak hanya itu,mereka juga keberatan atas terpilihnya Kepling Lingkungan 2 yang tidak berdomisili atau bertempat tinggal di Kelurahan Nelayan Indah melainkan tinggal di Hamparan Perak. Bahkan, ada dugaan upeti atas diperpanjangnya SK kepala lingkungan I oleh Camat, padahal Kepling tersebut diketahui telah lama sakit struk atau lumpuh.

“Kami keberatan perilaku Camat yang memilih dan mengeluarkan SK Kepling yang kalah dari hasil voting warga. Kami juga keberatan atas terpilihnya Kepling yang bukan tinggal atau berdomisili di Kelurahan Nelayan Indah. Dan lucunya, Camat Medan Labuhan, Rudy Asriandy telah memperpanjang SK seorang Kepling yang sudah lama Struk atau lumpuh. Untuk itu, kami minta agar PLT walikota Menindak Camat Medan Labuhan, bila perlu ditangkap.” Ujar salah seorang mantan Kepling.

Sementara Lurah Nelayan Indah, Budiman Pane saat dikonfirmasi Analisaone.com buang badan dan menjawab tidak mengetahui atas pemilihan Kepala Lingkungan di Jajarannya.

“Saya tidak tahu-menahu atas pemilihan Kepling, itu tugas seklur saya” Kilah Budiman sambil mengarahkan untuk menjumpai Seklurnya.

Sekretaris Kelurahan, Anto Syahputra yang berhasil dikonfirmasi mengatakan bahwa pemilihan Kepling langsung atas petunjuk dari camat. Bahkan diperpanjangnya SK Kepala Lingkungan I yang sakit struk atau lumpuh, beralasan bahwa Kepling tersebut masih bisa bertugas.

“Pemilihan Kepling itu langsung petunjuk pak Camat. Terkait diperpanjangnya SK Kepling yang sakit, menurut Kelurahan Kepling tersebut masih bisa mampu bertugas”Kata Anto menjamin.

Terpisah, Pihak Kecamatan Medan Labuhan saat dikonfirmasi bagaimana seorang Kepling lingkungan 3 yang sudah lumpuh dengan memakai kursi roda bisa menjalani aktifitas sebagai Kepling langsung buang badan dan mengatakan bahwa semua itu yang di perpanjang SK-nya termasuk yang lumpuh, menurut Sekretaris Lurah Nelayan Indah masih bisa bertugas menjadi Kepling.

“Kepling yang sakit lumpuh bisa diperpanjang SK-nya lantaran pandangan Kelurahan, Kepling tersebut masih mampu bertugas menjadi Kepling” Jawab pihak Kecamatan.(wan).

Comments on Facebook