Puluhan Tahun Belum Tersentuh, Warga Berharap Pemkab DS Bangun Drainase dan Gorong – Gorong

Foto lokasi Gorong-gorong yang belum pernah tersentuh pembangunan. Dan surat permohonan Kepala Desa Paya Geli tahun 2018 lalu.

Sunggal. AnalisaOne.com I Puluhan tahun belum tersentuh pembangunan, warga Desa Paya Geli Dusun II dan Dusun III, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, berharap Pemkab Deli Serdang secepatnya melakukan pembangunan drainase dan gorong-gorong jalan Tanjung Balai. Hal ini diharapkan agar kondisi jalan saat banjir tidak mengkhawatirkan warga pengguna jalan yang sedang melintas. Jumat (20/3).

Sebagai jalan penghubung antar Desa, wajar jika Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang memprioritaskan pembangunan agar Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal Deli Serdang menjadi bagian yang tidak terlupakan dalam penataan kota Deli Serdang Berseri.

Namun hal ini, Pemkab Deli Serdang masih mengabaikan pembangunan di Desa Paya Geli. padahal pembangunan yang bersumber dari APBD itu juga di dapat dari pajak warga masyarakat.

“Sudah puluhan tahun pembangunan drainase dan gorong – gorong jalan Tanjung Balai belum tersentuh Pemkab Deli Serdang. Padahal, lokasi tersebut sering mengalami banjir hingga kendaraan harus berhati – hati melintas.” Ujar beberapa Warga Desa Paya Geli kepada AnalisaOne.com.

Hal yang sama di katakan oleh Adi, (36) warga Perumahan Paya Sari Permai. Dirinya sangat menyayangi prilaku dari Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tidak adil memberikan pembangunan di Desa Paya Geli.

Menurut Adi, puluhan tahun tinggal di Perumahan Paya Sari, hingga sampai saat ini pembangunan Drainase dan gorong – gorong Jalan Tanjung Balai Desa Paya Deli yang sangat diharapkan warga Dsn II dan III Desa Paya Geli tidak pernah tersentuh pembangunan.

“Saya sangat menyayangi prilaku Dinas PUPR Kabupaten Deli Serdang yang tidak adil melakukan percepatan pembangunan. Desa kami ini seperti Desa tertinggal. Bayangkan, sudah puluhan tahun warga Dsn II dan III mengharapkan pembangunan Drainase dan gorong – gorong untuk segera di bangun oleh Pemkab Deli Serdang.” Kata Adi.

Adi menyimpulkan bahwa adanya pembiaran dan tidak adanya pengawasan untuk percepatan pembangunan di Desa Paya Geli dari Dinas PUPR Pemkab Deli Serdang. Padahal jalan tersebut jalan inti sebagai jalan lintas penghubung antar Desa Paya Geli dan Desa Sunggal Kanan. Kami sebagai warga, dimata Negara sama harus mendapatkan kesejahteraan dalam pembangunan. Sehingga kami berharap Pemkab Deli Serdang melalui Bupati Azhari Tambunan segera melakukan pembangunan.

“Dinas PUPR seperti tidak bekerja dalam melakukan pengawasan dan sengaja melakukan pembiaran. Padahal lokasi ini sangat Urgent dan sangat diharapkan oleh warga. Puluhan tahun drainase Desa Paya Geli, jln. Tanjung Balai tidak pernah tersentuh. Ada apa ini?. Kita di mata negara sama mendapatkan fasilitas pembangunan sebagai bentuk kesejahteraan warga. Tapi apa, sampai saat ini tidak mendapatkan pembangunan. Padahal jalan ini adalah jalan penghubung antar Desa. Bayangkan jika kondisi banjir, jalan tersebut sulit untuk dilalui. Kami berharap agar Bupati Deli Sersang, Azhari Tambunan cepat menanggapi keluhan masyarakatnya” Kata Adi.

Terpisah, Kepala Desa Paya Geli, Jumana melalui Sekretaris Desa, Padling saat di konfirmasi AnalisaOne.com, Kamis sore, (19/3), terkait belum tersentuhnya pembangunan Drainase dan gorong-gorong jalan Tanjung Balai, menjelaskan bahwa Pemerintahan Desa Paya Geli sudah mendengarkan keluhan warga Dsn II dan Dsn III pada tahun 2018 lalu. Sehingga kita sudah melayangkan surat permohonan pembangunan Drainase dan gorong-gorong ke Pemkab Deli Serdang, khususnya Dinas PUPR dengan nomor surat : 98/PG/2018, tanggal 26 Desember 2018. Namun sampai saat ini belum terbangun.

“Kami dari Pemerintahan Desa sudah membuat surat permohonan ke Pemkab Deli Sedang dengan Nomor Surat : 98/PG/2018 tanggal 26 Desember 2018. Saat itu, kami berharap agar Dinas PUPR Kabupaten, pada tahun 2019 jalan kita masuk dalam program pembangunan Dinas PUPR yang ditampung oleh APBD.” Ujar Kepala Desa Paya Geli, Jumana melalui Sekretaris Desa.

Lebih jauh dikatakan Paling, sebagai Pemerintahan Desa Paya Geli, juga merasakan apa dirasakan warga Dsn II dan III jalan Tanjung Balai yang hingga kini belum tersentuh pembangunan. Padahal kita ketahui bersama, lokasi tersebut kerap terjadi banjir sehingga masyarakat sulit untuk melintas. Melihat kondisi itu, melalui surat kita, Pemerintahan Desa Paya Geli berharap kiranya Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang segera menanggapi surat kita sebagai keluhan warga Desa Paya Geli agar pembangunan Drainase dan gorong-gorong- gorong dapat terbangun.

“Kami sangat merasakan penderitaan warga Desa Paya Geli Dsn II dan III, yang hingga kini Drainase dan gorong-gorong jalan Tanjung Balai belum terbangun. Kita ketahui bersama lokasi tersebut sering banjir, sehingga warga masyarakat kesulitan untuk melintas. Kami dari Pemerintahan Desa Paya Geli berharap kiranya Pemkab Deli Serdang menanggapi surat kita yang sudah masuk pada tahun 2018 lalu. agar kondisi Drainase dan gorong-gorong dapat terbangun” Harap Jumana melalui Seketaris Desa. (ri).

Comments on Facebook