BINJAI.analisaone.com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai bersama tim gabungan melakukan penggerebekan di Kafe Tuak Tabo, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, dini hari Minggu. (5/7).
Razia dilaksanakan bersama Subdenpom Binjai, Polres Binjai, Satpol PP, serta didampingi langsung Komandan Batalyon Arhanud 11/WBY, Letkol Ronald Simatupang. Rajia tersebut berdasarkan informasi masyarakat bahwa lokasi itu selain menjual tuak juga dijadikan tempat pemakaian narkoba.
Sebanyak 27 pengunjung terdiri dari 23 laki-laki dan 4 perempuan diperiksa serta dites urine. Hasilnya, 6 orang dinyatakan positif narkotika dan dibawa ke kantor BNNK Binjai untuk penilaian lebih lanjut.
Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry menyebutkan bahwa pelaksanaan razia berjalan dengan baik.”Alhamdulillah dari 27 pengunjung yang diperiksa, enam orang positif narkoba,” ujarnya didampingi Komandan Batalyon Arhanud 11/WBY, Letkol Ronald Simatupang.
Saat petugas tiba, sejumlah pengunjung berusaha melarikan diri namun berhasil diamankan. Ucok menegaskan pihaknya tak akan berhenti menyisir tempat rawan narkoba.
Ia juga menyebut rencana awal razia di THM Samudera Selatan batal karena informasinya sudah bocor, sehingga beralih ke lokasi ini.
“Kami akan kembali menjadwalkan pemeriksaan ke sana (Samudera Selatan)” tambahnya.
Selain dugaan penyalahgunaan narkoba, tempat tersebut ternyata beroperasi diduga tanpa izin. Kepala Tim Satpol PP Binjai, Joko menjelaskan bangunan itu diduga tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun izin menjual minuman beralkohol.
“Tempat ini sebelumnya sudah ditegur dan disurati terkait ketiadaan izin bangunan. Kita akan menindaklanjuti pelanggaran perizinan ini agar tidak merugikan pendapatan daerah,” tegas Joko.
Sementara bangunan yang tampak tertata rapi itu diduga sengaja didesain untuk menyamarkan aktivitas terlarang di dalamnya.
Tak sedikit pengunjung senang mendatangi lokasi Kafe Tuak Tabo yang menjadi primadona lantaran tempatnya di pelosok- pelosok dan memungkinkan untuk tidak di grebek.
Kepala BNNK Binjai dalam keterangan akhirnya menghimbau agar masyarakat Kota Binjai tidak mudah terkontaminasi narkoba.
“Jika ditemukan adanya transaksi dan lokasi yang dijadikan tempat peredaran narkoba, segera di laporkan. Kita mengingatkan bahwa BNNK Binjai tidak bosan-bosannya melakukan rajia di lokasi yang di anggap rawan narkoba. Terutama akan kita jadwalkan melakukan rajia di THM Samudera Selatan” ungkapnya.(ri).
