“Bupati Didesak Copot Kadis Tak Becus Awasi Anggaran”
Deli Serdang.AnalisaOne.com I Temuan mengejutkan kembali diungkap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara terkait pemborosan anggaran belanja pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.
Dari total kelebihan bayar sebesar Rp908 juta di 28 dinas, Dinas Pendidikan mencatat angka paling fantastis yakni senilai Rp.599.543.575.
Kepala Dinas Pendidikan, Yudi Hilmawan, dinilai gagal total dalam mengendalikan dan mengawasi realisasi anggaran.
Sementara Kasubag Kepegawaian dan Kasubag Keuangan juga terbukti lalai dalam memperbarui data serta memverifikasi dokumen pertanggungjawaban, membuka celah pemborosan yang merugikan negara.
Tak sedikit kalangan pemerhati tata kelola anggaran dan kegiatan di Deli Serdang menuntut Bupati Deli Serdang untuk segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Yudi Hilmawan.
“Ini bukan sekadar kesalahan administrasi, tapi cermin buruknya pengelolaan keuangan daerah yang harus dihentikan,” kata seorang aktivis anti korupsi di Sunggal.
Ironisnya, saat dikonfirmasi langsung di Kecamatan Sunggal, Yudi justru menghindar dengan alasan hendak menunaikan ibadah sholat.
“Mua sholat bang, apa tidak dengar Abang sudah mau adzan.Sholat dulu bang” ujar Yudi terlihat menghindar.
Sikap mengelak ini justru menambah kecurigaan dan meminta agar bupati serius mencopot Yudi lantaran banyak mendapatkan temuan berdasarkan LHP BPK tahun 2024.
Selain kelebihan pembayaran belanja pegawai, Yudi juga tidak melakukan pengawasan terhadap para Kepala Sekolah yang dinilai gagal dalam pengelolaan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah Pendidikan (BOSP).
Terbukti bahwa masih ada Kepala Sekolah yang menggunakan anggaran dana BOSP untuk keperluan belanja dapur. Kondisi tersebut jelas menyalahi aturan dan semakin membuka peluang bagi bupati Deli Serdang untuk mencopot Yudi Hilmawan selaku Kepala Dinas yang disinyalir tidak bekerja.
Kasus ini menjadi ujian serius bagi pemerintah daerah Kabupaten Deli Serdang dalam menjaga integritas dan akuntabilitas terkait pengelolaan anggaran dan pengawasan. Jika dibiarkan, pemborosan seperti ini akan terus merugikan masyarakat dan merusak kepercayaan terhadap pemerintahan.
Yudi Hilmawan Ternyata Pernah di Demo Hingga Miliki Catatan Buruk di Deli Serdang
Menariknya, Yudi Hilmawan sebelum kepemimpinan Asri Ludin Tambunan ternyata memiliki banyak catatan buruk sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.
Dari mulai kasus dugaan pesanan penyedia buku,dugaan pungutan liar, dan dugaan jual beli proyek yang terjadi di sejumlah sekolah di Dinas Pendidikan Deli Serdang membuktikan buruknya kinerja Kadis Pendidikan Deli Serdang.
Sayangnya, terkait kasus-kasus tersebut, Yudi Hilmawan tetap mendapatkan jabatan empuk sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.(ri).
