Dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Hasanul Jihadi, SH., S.Sos., M.Kn., bersama Sekretaris Daerah Chairin F. Simanjuntak dan unsur Forkopimda, perwakilan Pemko Binjai turut serta dalam menyusun strategi nasional untuk membangkitkan kembali daerah-daerah yang terkena dampak banjir dan longsor.
Dalam pembukaan rakor, Menko PMK Pratikno mengumumkan bahwa pembentukan Satgas telah diamanatkan dalam Keppres Nomor 1 Tahun 2026. Tugas utama Satgas adalah mengoordinasikan seluruh langkah rehabilitasi dan rekonstruksi, mulai dari menyusun kebijakan hingga mengevaluasi hasilnya.
“Pelaporan kemajuan akan dilakukan secara berkala setiap dua bulan ke Presiden dan Wakil Presiden, setiap bulan oleh Tim Pelaksana, bahkan setiap minggu melalui Kemendagri,” jelasnya.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun variabel dan indikator khusus untuk mengukur tingkat pemulihan daerah terdampak. Hal ini bertujuan agar setiap langkah penanganan bisa tepat sasaran dan terkoordinasi dengan baik antar kementerian dan lembaga.
“Kita tidak hanya ingin memperbaiki infrastruktur, tetapi memastikan bahwa masyarakat benar-benar bisa kembali menjalankan aktivitas normal dengan lebih baik dari sebelumnya,” tegas Mendagri.
Keikutsertaan Pemko Binjai dalam rakor ini menjadi bukti bahwa kota ini siap memberikan dukungan penuh dan bekerja sama dengan pemerintah pusat serta daerah lain di Sumatera.
Acara yang dihadiri oleh puluhan menteri dan pemimpin daerah besar di Sumatera termasuk Menko Muhaimin Iskandar, Menko AHY, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution juga membahas berbagai aspek penting mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat untuk memastikan pemulihan berjalan komprehensif.(tim).

