Binjai.analisaOne.com – Sinergi lintas lembaga terus diperkuat dalam upaya menjauhkan masyarakat dari bahaya narkoba. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai, Ucok Ferry, M.H., beserta jajaran personil menghadiri Gerakan Safari Dakwah Shubuh (G-SDS) yang digelar oleh AMPI Kota Binjai.
Kegiatan berlangsung Minggu, 21 Juni 2026, pukul 04.45 hingga 08.00 WIB di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Binjai Barat.
Kepala BNN dan rombongan terlebih dahulu melaksanakan salat Shubuh secara berjamaah bersama jamaah dan pengurus AMPI.
Usai salat, Ucok Ferry menyampaikan arahan mengenai program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Bahaya narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan akhlak, keluarga, dan masa depan generasi kita. Kami butuh peran serta semua pihak, terutama tokoh agama dan organisasi masyarakat, untuk menyampaikan pesan peringatan ini ke lingkungan masing-masing,” tegas Ucok Ferry, M.H.
Ia menambahkan bahwa pendekatan melalui dakwah dan nilai keagamaan adalah cara paling efektif untuk menanamkan kesadaran sejak dini.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada penindakan. Mari kita jaga Kota Binjai agar tetap bersih dan aman dari jerat narkoba,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua AMPI Kota Binjai menyambut baik kehadiran jajaran BNN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa upaya memerangi narkoba adalah tanggung jawab bersama.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan BNN Kota Binjai. Safari dakwah ini menjadi wadah yang tepat untuk menyatukan kekuatan, karena agama dan hukum sama-sama melarang segala bentuk perbuatan yang merusak diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
“Kami berkomitmen terus mendukung program P4GN. Lewat pendekatan keagamaan, kami akan mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk menjauhi dan menolak narkoba demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah dan doa bersama. Seluruh rangkaian acara berjalan khidmat, lancar, dan penuh kekeluargaan.(ri).
