Deli Serdang.AnalisaOne.com I Kabupaten Deli Serdang kini dihiasi pemandangan yang janggal. ratusan tiang internet berdiri tegak bak tentara maya, namun tanpa identitas jelas.Rabu, (30/7).
Ironisnya di balik estetika mengganggu, tersimpan dugaan korupsi yang membayangi, bahkan mengancam nyawa pengendara.
Sementara pemasangan tiang internet di Kabupaten Deli Serdang banyak meresahkan warga. Tiang-tiang yang berdiri diduga tanpa izin ini bukan sekadar pemandangan buruk, mereka adalah ancaman nyata.
Berjejer di pinggir jalan, tiang-tiang tersebut ternyata telah banyak menelan korban kecelakaan.
“Sudah banyak yang celaka, Bang! Susah dibedain tiang provider mana,” keluh Arifin, warga setempat seakan meminta agar kasus ini di usut.
Bukan hanya Arifin. Syawal, warga Kecamatan Sunggal, juga mencurigai adanya aroma korupsi yang terselubung.
“Nah kita mencurigai adanya KAS Daerah yang bocor. Dan terindikasi tidak masuk ke kas daerah! Kalaupun masuk, rakyat yang rugi” kata Syawal.
Ia menambahkan, bahwa tiang-tiang tersebut bukan hanya membahayakan, tapi juga merusak pemandangan Kota dan Desa, apalagi sulit di bedakan.
Sementara, Misteri hilangnya PAD dari Retribusi pemasangan tiang dan jaringan internet semakin terang dengan sikap bungkam Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar yang bungkam saat dikonfirmasi.
Kebungkaman ini memicu spekulasi tentang dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan korupsi yang terselubung.
Sementara, Seketaris Garda Pengawasan Perlindungan Konsumen, Rahmad Budianto angkat bicara. Ia, menuntut agar kasus tersebut dilakukan pengusutan tuntas.
“Ini harus diusut! Berapa jumlah tiang? Ada izinnya apa enggak?,Dan yang paling penting, kemana retribusi PAD-nya?!” Kata Budi yang dihubungi wartawan.
Ia bahkan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk turun tangan. “Kita meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, bapak Harly Siregar melakukan pemeriksaan kepada Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang yang diduga sebagai istansi berwenang dalam memberikan fasilitas pemasangan tiang telkom dan jaringan internet di badan jalan Kabupaten Deli Serdang” pinta Budi.(ri).

