DELI SERDANG.Analisaone.com – Warga Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, kian geram. Pekerjaan galian yang diduga milik PDAM Tirtanadi Cabang Diski dinilai akan kembali merusak Jalan Sei Mencirim yang baru saja selesai diperbaiki pemerintah.
Kerusakan jalan di sepanjang Dusun I, II, hingga III selama ini memang kerap dipicu muatan berlebih truk pabrik. Namun kini, lubang galian pipa air yang dikerjakan sembarangan menambah beban kerusakan jalan tersebut.
Kekhawatiran warga terbukti nyata. Belum lama ini sebuah truk barang terperosok hingga hampir terguling karena tanah bekas galian tidak dipadatkan dengan baik. Insiden itu bahkan sempat merusak pagar rumah warga dan mengganggu arus lalu lintas, serta viral di media sosial.
Warga menduga kuat kecelakaan itu murni akibat kelalaian pengisian tanah galian diduga pengerjaan PDAM tirtanadi yang tidak padat, sehingga jalan langsung amblas tertimpa beban kendaraan berat.
Selain itu, pekerjaan galian PDAM Tirtanadi Cabang Diski juga sempat viral di medsos karena pengerjaan galian berlangsung tanpa rambu peringatan bagi pengguna jalan hingga akan merusak jalan yang baru diperbaiki.
Adi, warga setempat, menceritakan masalah ini sudah berlangsung lama. Menurutnya sering sekali proyek galian PDAM jnj menjadi penyebab kecelakaan karena lubang galian tidak di padatkan.
“Dulu jalan ini penuh genangan padahal tidak hujan, akibat kebocoran pipa yang lama ditangani. Jalan pun hancur parah. Alhamdulillah baru saja ditambal Dinas SDABMBK, tapi sekarang dilokasi itu di gali lagi,” ujarnya.
Ia khawatir hasil perbaikan yang baru saja diselesaikan akan sia-sia. “Kami takut jalan kembali rusak parah. Pemerintah Deli Serdang harus segera menegur dan mengawasi pengerjaan ini. Jangan- jangan pegerjaan ini tidak ada izin dari PU” kata Adi.
Pantauan wartawan di lokasi makin memperkuat dugaan pelanggaran prosedur. Pekerja terlihat tidak mengenakan perlengkapan keselamatan (APD), tanpa papan kegiatan, dan diduga belum berkoordinasi dengan instansi terkait. Pengerjaan ini pun berlangsung tanpa pengalihan arus maupun rambu peringatan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Cabang PDAM Diski belum dapat dimintai tanggapan. Petugas keamanan kantor Cabang Diski yang pernah di datangi wartawan guna konfirmasi menyebut pimpinan sedang banyak tugas di luar dan belum bisa dipastikan ketersediaannya.
Warga pun akhirnya meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang turun tangan, menindak tegas pelanggaran, serta memastikan jalan yang sudah dibangun dengan dana rakyat tidak rusak berulang akibat kelalaian pihak PDAM yang melalukan galian.(ri).
