foto ilustrasi
Langkat.AnalisaOne.com I Dugaan kejahatan kelompok di lingkungan Dinas Catatan Sipil Kabupaten Langkat menjadi misteri buruknya kinerja awal tahun 2026.
Sebagai Dinas yang membidangi identitas warga masyarakat Kabupaten Langkat harusnya lebih mengedepankan integritas dan pengawasan dari pada pesanan hingga terkuak adanya praktek dugaan kejahatan hingga Kadis Capil Langkat diduga berani mengeluarkan berkas orang masih hidup dicatat mati.
Kondisi ini menimbulkan spekulasi adanya dugaan permainan oknum dinas yang turut terlibat hingga berkas AN yang dicatat mati oleh Dinas Capil Kabupaten Langkat bisa hidup kembali dengan cara yang membingungkan.
AN warga Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat merasa heran dan kaget saat berada di Kantor Dinas Catatan Sipil Kabupaten Langkat. pasalnya berkasnay yang di catat mati oleh Discapil Langkat sudah hidup kembali hingga dirinya meminta untuk pindah dari kabupaten Langkat ke daerah lain.
“Heran juga bang, berkas saya sudah dicatat mati oleh Dinas Catatan Sipil Langkat, sekarang tidak tahu kenapa bisa hidup kembali. saya curiga ada oknum yang bermain untuk menerima laporkan dari orang lain agar saya di buat mati”kata AN kepada wartawan.
AN juga meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar membongkar kecurangan lainnya di Kantor Dinas Catatan Sipil Kabupaten Langkat. Sebab kejadian yang menimpa dirinya kemungkinan besar banyak terjadi akibat adanya pesanan oknum-oknum yang mengambil kepentingan.
“alhamdulilah berkas saya bisa hidup kembali bang, dan memang benar saya masih hidup, kenapa dicatat mati, saya meduag ada oknum dari Desa yang bermain memesan agar data saya dijadikan mati. dan terbukti saat saya datang untuk mengurus identitas ternyata tercatat mati di akta yang dikeluarkan oleh capil” ungkap AN.
Tepisah, Kepala Dinas Catatan Sipil Kabupaten Langkat, Faizal Rizal Matondang yang dikonfirmasi wartawan terkait apa dasar berkas AN yang tercatat mati bisa hidup kembali, tidak mau menjawab.
Sikap bungkam ini menambah daftar buruk salah satu Kepala Dinas Kabupaten Langkat yang diduga alergi dengan wartawan hingga dikonfirmasi tidak satupun di jawab. padahal jawaban tersebut menjadi keberimbangan pemberitaan sehingga Dinas Capil Langkat bisa berbenah dalam peningkatan pelayanan administrasi kependudukan warga.(tim).
