Binjai, Sumatera Utara – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Kecamatan Binjai Timur resmi dibuka dengan semarak pada Senin (9/2), dengan tema “Wujudkan Qur’an di Hati, Teknologi di Jari, Akhlak Terpuji, Unggul dalam Prestasi”.
Di tengah keterbatasan anggaran, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk terus membina generasi pecinta Al-Qur’an.
Acara pembukaan dimeriahkan dengan pawai siswa-siswi dari berbagai sekolah, menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap kegiatan keagamaan ini.
Sebanyak 288 peserta ambil bagian dalam 32 cabang perlombaan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua LPTQ Kota Binjai, Hasanul Jihadi, SH., S.Sos., M.Kn, menyatakan, “Bersama Bapak Wali Kota, kami berkomitmen LPTQ harus tetap berjalan dan memiliki anggaran demi keberlanjutan generasi yang cinta Al-Qur’an.” Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun efisiensi anggaran menjadi perhatian, pembinaan generasi Qurani tetap menjadi prioritas.
Camat Binjai Timur, M. Yusuf, S.S, berharap MTQ menjadi sarana silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Berdasarkan keputusan dewan hakim, Kelurahan Tanah Tinggi berhasil meraih peringkat I dengan total nilai 337, menunjukkan kualitas pembinaan yang baik di wilayah tersebut.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kabag Kesra Kota Binjai, Ketua MUI Kecamatan Binjai Timur, Kapolsek Binjai Timur, Danramil 17/BT, serta para lurah, tokoh agama, dan masyarakat.
MTQ ke-57 Kecamatan Binjai Timur bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.(ri).

