Tagerang.AnalisaOne.com – Kesabaran dan perjuangan panjang akhirnya membuahkan hasil manis bagi Lanta Sinaga. Setelah melewati masa-masa sulit selama tiga tahun satu bulan dengan gangguan penglihatan serius, ia kini dapat kembali melihat dunia dengan normal. Keberhasilan operasi katarak yang dijalaninya menjadi kado awal tahun 2026 yang paling berharga.
Perjalanan Lanta Sinaga menuju kesembuhan bukanlah hal yang mudah. Sejak awal tahun 2023, ia mengalami gangguan penglihatan yang signifikan, mata kiri buram total, sementara mata kanan berbayang dan berkunang-kunang. Kondisi ini sempat membuatnya berada di titik nadir, bahkan membahayakan nyawanya saat berkendara.
“Jangankan bawa mobil, pakai motor pun sangat berbahaya dan berisiko tinggi. Saya sadar, jika terjadi tabrakan, semuanya akan berakhir,” ungkap Lanta Sinaga dengan penuh semangat.
Penyebab utama kondisi matanya adalah kadar gula darah yang tinggi, mencapai angka 350 mg/dL. Sebelum tindakan medis dilakukan, Lanta harus berjuang keras mengubah pola hidup dan pola makan secara ketat. Berkat disiplin yang tinggi, ia berhasil menurunkan kadar gula darahnya menjadi 130 mg/dL, yang menjadi lampu hijau bagi tim medis untuk melakukan tindakan.
Operasi dilakukan secara bertahap di Klinik Mata Serpong, yang berlokasi di Ruko Mendrisio 3, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Operasi pertama sukses dilaksanakan pada awal tahun 2024 untuk mata sebelah kanan, disusul operasi mata kiri pada Kamis, 15 Januari 2026.
Lanta secara khusus menyampaikan apresiasi kepada dr. Budi Suryanto, Sp.M, yang memimpin jalannya operasi menggunakan peralatan medis canggih. dr. Budi menyatakan bahwa hasil operasi kedua mata Lanta sangat baik dan kini telah pulih total tanpa keluhan.
“Kebahagiaan saya hari ini, Sabtu, 24 Januari 2026, tidak bisa dinilai dengan materi. Terima kasih Tuhan atas pertolongan-Mu melalui tangan-tangan hebat dr. Budi Suryanto, Sp.M dan staf medis bang Ryan, mbak Ajeng, serta seluruh staf resepsionis di Klinik Mata Serpong yang memberikan pelayanan publik berkualitas,” tuturnya.
Momen mengharukan terjadi saat dr. Budi memberikan izin bagi Lanta untuk kembali pulang ke Medan. Kabar kesembuhan ini disambut syukur oleh rekan-rekan dekatnya, terutama para tokoh pendidikan dan media di Sumatera Utara.
Lanta menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari para Kepala Sekolah di Kota Medan, di antaranya Sunaryo (SMKN 13 Mdn), Samiun Alim (SMPN 9 Mdn), Sangkot Basuki (SMPN 27 Mdn), serta Syaripal Putra. Ucapan syukur juga dialamatkan kepada tokoh media Sumatera Utara, Abel Sirait (Pemred Aktual TV) dan Agustinus Siringo-ringo.
Bagi Lanta, keberhasilan ini adalah bukti bahwa integritas, kerendahan hati, dan rasa syukur dapat membawa seseorang melewati tantangan seberat apa pun. Ia berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi sesama untuk terus menjaga kesehatan.
“Kado terindah ulang tahun saya di tahun 2026 ini adalah bisa melihat kembali seperti sediakala. Semoga di tahun ini, kita semua bisa mengeksplorasi kekuatan untuk mencapai tujuan keberhasilan dengan penuh syukur,” pungkasnya.(ri).

