Binjai.AnalisaOne.com – Pemberitaan yang menyebar luas di media sosial tentang adanya peredaran narkoba serta praktik judi online di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai dinilai tidak benar. Kalapas Lapas Kelas IIA Binjai, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar.
Penjelasan ini disampaikan saat kegiatan razia berkala yang dilakukan pada malam hari Kamis, (29 Januari 2026). Menurut Iwan, pihak lapas selalu berusaha menjaga keamanan dan integritas lingkungan pemasyarakatan melalui pengawasan yang ketat dan teratur.
“Informasi yang beredar itu tidak sesuai dengan kenyataan. Kami melakukan razia terhadap wilayah hunian tahanan minimal dua kali setiap bulan. Dalam setiap kegiatan razia, kami selalu bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Badan Narkotika Nasional (BNN), serta mengundang awak media untuk memastikan transparansi proses,” jelas Iwan kepada wartawan yang hadir.
Dalam razia yang juga diikuti oleh sejumlah awak media tersebut, petugas tidak menemukan satu pun barang terlarang termasuk narkotika, maupun perangkat komunikasi yang tidak diizinkan seperti ponsel pintar di dalam kamar narapidana. Kondisi di dalam lapas juga terlihat tenang dan berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
“Kami sengaja melibatkan media agar bisa melihat langsung kondisi di dalam lapas. Hasilnya, tidak ada satupun bukti adanya narkoba atau judi seperti yang dituduhkan sebelumnya,” tambahnya.
Klarifikasi juga datang dari salah satu narapidana lansia yang tinggal di blok B1, Junaidi (60 tahun) atau akrab disapa Ayah. Warga asal Belarang yang sedang menjalani hukuman selama 5 tahun 3 bulan mengaku terkejut mendengar kabar tersebut.
“Itu bukan benar. Tidak mungkin kami bisa menyimpan atau menggunakan narkoba, juga tidak bisa membawa alat komunikasi pribadi di sini. Kalau saya ingin menghubungi keluarga, saya harus menggunakan fasilitas telepon resmi yang sudah disediakan oleh pihak lapas,” ujar Junaidi kepada awak media.(rel).

