Binjai,AnalisaOne.com – Kasus viralnya seorang oknum polisi dari Polres Binjai, dengan inisial W yang berpangkat brigadir, terlihat berjoget di sebuah tempat hiburan malam (THM) bersama seorang wanita diduga istrinya terus menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.
Masyarakat menilai perilaku tersebut mencoreng citra kepolisian dan mendesak agar yang bersangkutan diberikan sanksi tegas tanpa pandang bulu.
Video yang sempat beredar luas di platform TikTok itu memperlihatkan Brigadir W sedang menikmati suasana di sebuah. Diskotik.
Meskipun telah di hapus, banyak warganet yang menyayangkan tindakan tersebut dan mempertanyakan profesionalitas anggota Polri yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat.
Ironisnya, Kapolres Binjai, Bambang Keristianto Utomo, dan Kasi Propam Polres Binjai, Kesuma Hadi, memilih untuk bungkam saat dikonfirmasi oleh awak media terkait kasus ini.
Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan wartawan dan menimbulkan spekulasi mengenai penanganan kasus ini sehingga penindakan oknum polri bukan menjadi Isapan Jempol Belaka.
Menanggapi ini, Ferdinand Sembiring, SH, MH, selaku praktisi hukum Kota Binjai kembali angkat bicara. Ia mendesak Kapolres Binjai untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap anggotanya yang dinilai telah merusak citra kepolisian.
“Perilaku oknum polisi tersebut sangat disayangkan dan mencerminkan gaya hidup yang tidak sesuai dengan etika seorang anggota Polri. Kapolres harus bertindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, kalau tidak mampu, silahkan mundur” ujar Ferdinand.
Ferdinand menambahkan, tindakan Brigadir W jelas melanggar kode etik kepolisian dan dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Ia berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh anggota Polri untuk selalu menjaga perilaku dan citra diri di mata publik.
“Kalau ini tidak ditindak, kedepan akan muncul berbagai pandangan tentang Kepolisian Polres Binjai. Apalagi saat ini sikap kepolisian telah tercoreng dengan adanya aksi brigadir W” terangnya.
Masyarakat berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan oknum polisi yang bersangkutan diberikan sanksi yang setimpal sesuai dengan peraturan yang berlaku.(Tim).

