PEKANBARU.AnalisaOne.com – Warga sekitar Gedung Plaza 88 di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, menyuarakan kekhawatiran sekaligus kemarahan mereka atas maraknya aktivitas perjudian yang beroperasi secara terbuka dan leluasa di lokasi tersebut.
Berbagai jenis permainan seperti mesin ketangkasan, judi tembak ikan, mesin slot, hingga kasino disebut berjalan aktif, bahkan berlangsung hingga pagi hari, namun seolah tak tersentuh hukum.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengelola sekaligus pemilik usaha ilegal ini diketahui berinisial TW. Keberadaannya yang tak terganggu selama ini memicu dugaan kuat dari masyarakat bahwa ada “dukungan khusus” atau perlindungan dari oknum tertentu yang ingin meraup keuntungan dari aktivitas terlarang tersebut.
RD (51), salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengaku sangat prihatin. Baginya, aktivitas ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, tetapi sangat mencoreng nama baik Pekanbaru yang selama ini dijuluki sebagai Kota Bertuah, kota yang identik dengan nilai-nilai agama dan budaya yang luhur.
“Lokasinya tepat di pusat kota. Sangat disayangkan jika hal semacam ini dibiarkan terus. Ini bukan cuma soal melanggar aturan, tapi langsung menyangkut moral dan marwah daerah kita. Citra Kota Pekanbaru jadi tercoreng parah,” ujar RD kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Lebih jauh, RD menegaskan mustahil aktivitas ilegal yang terang-terangan itu bisa berjalan mulus tanpa hambatan sedikit pun. Ia meyakini ada pihak-pihak yang sengaja membiarkan atau bahkan melindungi pelaku usaha judi tersebut.
“Sudah pasti ada oknum-oknum yang punya kepentingan di balik itu semua, yang membekingi mereka. Kami minta aparat kepolisian jangan menutup mata atau berpura-pura tidak tahu. Lihatlah apa yang terjadi di Plaza 88 itu,” tegasnya.
Suara senada datang dari WK (48), warga lainnya yang merasa sangat resah. Ia secara khusus meminta Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., segera mengerahkan pasukannya untuk menyisir lokasi dan menindak tegas pelakunya.
Menurut WK, keberadaan arena judi ini justru menimbulkan keresahan, bukan rasa aman. Ia berharap kepolisian benar-benar hadir untuk melindungi masyarakat dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi kejahatan.
“Kami minta Pak Kapolda segera perintahkan anggotanya turun ke lapangan. Tindak tegas pemilik maupun bandar judinya. Ciptakan kenyamanan bagi kami, jangan sampai kami warga malah merasa tidak aman di daerah sendiri. Kami percaya, Pak Kapolda tidak akan membiarkan gangguan keamanan dan ketertiban seperti ini terus berlanjut di Pekanbaru,” pungkas WK dengan penuh harap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polda Riau terkait laporan dan desakan keras dari masyarakat ini.(Tim).
