BINJAI.analisaone.com – Sebuah mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di lokasi pembuangan sampah di pinggir sungai, Jalan Aiptu Radiman, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga saat ini identitas bayi belum diketahui.
Penemuan bermula saat Anto (55), Kepala Lingkungan setempat, menemukan bayi tersebut terbungkus kain panjang berwarna cokelat dan dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna kuning. Anto kemudian segera melaporkan temuan itu ke Polsek Binjai Kota.
“Saya menemukan mayat bayi laki-laki di dalam plastik kuning yang dibedung kain cokelat, tergeletak di tempat pembuangan sampah pinggir sungai Jalan Aiptu Radiman. Saya segera melaporkannya ke Polsek Binjai Kota karena melihat tali pusatnya masih belum putus”ujarnya.
Merespons laporan tersebut, Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari, ST., SH., M.Tr.AP., memerintahkan Pawas IPDA Edi Susianto dan Kanit Reskrim AKP M. Firdaus, SH., beserta anggota untuk menuju lokasi guna melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami segera menurunkan tim ke lokasi untuk memeriksa TKP, menelusuri rekaman CCTV, serta memeriksa para saksi. Jasad bayi sudah kami bawa ke RS Djoelham lalu dilanjutkan ke RS Bhayangkara Medan untuk visum guna mengetahui penyebab kematiannya.”ucapnya.
Di lokasi, petugas memastikan keberadaan mayat bayi dalam kondisi tali pusat dan plasenta masih menyatu. Jasad selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Djoelham Binjai, lalu dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum.
Sementara itu, kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi, antara lain Sri Ulina Sitepu (46), Ewis Simbolon (48), serta Anto selaku pelapor.
Saat ini tim penyidik terus melakukan sejumlah langkah pengungkapan kasus, antara lain memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, mendalami keterangan saksi, menyita barang bukti, serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan rumah sakit terkait.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau informasi mengenai orang tua maupun keluarga bayi tersebut untuk segera melapor ke pihak berwajib.(ri).
