BINJAI.analisaone.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai bersama Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Focus Group Discussion (FGD) lintas pemangku kepentingan guna mengoptimalkan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di ruang kantor BNN Kota Binjai, Rabu (19/8/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, M.H., didampingi Kasubbag Umum Suryawan, S.Sos, Kepala Tim P2M Devi Ariani, S.Km., MKM, Kepala Tim Rehabilitasi dr. Listia Pristiti Milva, Kepala Tim Pemberantasan Hasiholan M. Siboro, S.E., serta jajaran pegawai lainnya.
Forum diskusi ini menjadi wadah kolaborasi terbuka yang melibatkan berbagai elemen strategis, antara lain tim akademisi dan peneliti FISIP USU, Kasubdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Kanit I Narkoba Polres Binjai, Kodim 0203/Langkat, Kejaksaan Negeri Binjai, Dinas Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Baperrida, Dinas P3AM, hingga Karang Taruna Kota Binjai.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars BNN, dilanjutkan pembacaan doa dan pembukaan resmi yang dipandu Dewi Ayu Lestari, S.K.M. Sesi diskusi berlangsung hangat dan terbuka di bawah kendali moderator Eka Prahadian Abdurrahman, S.I.Kom., M.K.M.
Dalam forum tersebut, setiap perwakilan instansi memaparkan kendala teknis, tantangan lapangan, serta masukan konkret untuk memperkuat penegakan hukum, efektivitas pencegahan dan edukasi di sekolah maupun masyarakat, upaya rehabilitasi, hingga sinergi anggaran dan program daerah.
Salah satu temuan penting yang menjadi sorotan utama dalam diskusi ini adalah tren baru di kalangan generasi muda, yaitu maraknya penggunaan vape getar yang diduga mengandung zat narkotika. Fenomena ini dinilai sangat mengkhawatirkan dan berpotensi merusak masa depan bangsa jika tidak segera ditangani secara bersama-sama.
“Kami melihat ini sebagai tantangan nyata yang harus direspons cepat. Vape getar yang mengandung zat adiktif berbahaya ini sasaran utamanya anak muda. Oleh karena itu, sinergi antar-instansi dan peran dunia akademik sangat dibutuhkan untuk merumuskan langkah pencegahan yang tepat sasaran,” ujar Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, M.H.
Hasil dari FGD ini diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi kebijakan strategis yang dapat diimplementasikan bersama, guna mempercepat dan memperkuat pelaksanaan program P4GN di wilayah Sumatera Utara secara lebih terpadu dan berkelanjutan.
Forum ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai wujud komitmen bersama mempererat sinergitas lintas sektor dalam melawan peredaran narkotika di daerah. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, kondusif, dan penuh semangat kolaborasi.(ri).
