BINJAI.analisaone.com – Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, semangat sejarah dan persatuan kembali bergema di Kota Binjai.
Anggota DPRD Sumatera Utara, H.M. Yusuf, S.H., M.Hum. atau akrab disapa Ucok Aank, secara resmi melepas ratusan peserta Napak Tilas di halaman SMAN 1 Binjai, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan ini merangkul 22 grup pelajar dari berbagai SMA dan SMK se-derajat di wilayah Kota Binjai hingga Kabupaten Langkat.
Bukan sekadar kegiatan jelajah alam atau olahraga, Napak Tilas ini menjadi wadah hidup untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, nasionalisme sejati, serta kecintaan mendalam terhadap sejarah bangsa di dada generasi muda.
Rute yang ditempuh memiliki makna mendalam, menghubungkan titik awal di SMAN 1 Binjai melintasi empat kecamatan, hingga berakhir di Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.
Dalam arahannya yang penuh ketegasan dan harapan, Ucok Aank mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukanlah pemberian semata, melainkan buah dari tetesan darah dan keringat para pendahulu yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
“Napak Tilas ini bukan sekadar melangkah dari tempat A ke tempat B. Ini perjalanan mengenang kembali bagaimana para pahlawan kita berjuang merebut dan menjaga kedaulatan negeri. Semangat inilah yang wajib kita wariskan kepada generasi penerus,” ujar Ucok Aank di hadapan barisan peserta yang penuh semangat.
Politisi senior ini juga menekankan tugas berat namun mulia bagi kaum muda masa kini. Menurutnya, zaman sudah berubah tidak lagi mengangkat senjata di medan perang, melainkan mengisi kemerdekaan dengan karya, prestasi, dan persatuan yang kokoh.
“Kemerdekaan ini ditebus dengan pengorbanan luar biasa. Maka tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan belajar sungguh-sungguh, berprestasi, menjaga persaudaraan, dan memberikan yang terbaik bagi daerah serta bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Binjai-Langkat, Muhammad Yos Rizal, S.STP., atau Bang Yos, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme pelajar dan penyelenggaraan kegiatan ini.
Ia menilai Napak Tilas menjembatani teori sejarah di kelas dengan pengalaman nyata yang membangun karakter dan ketahanan fisik serta mental.
“Anak-anak tidak hanya membaca sejarah dari buku, tapi merasakan langsung bagaimana semangat, disiplin, dan kebersamaan itu dibangun di sepanjang perjalanan. Ini pendidikan karakter yang sangat berharga,” jelas Bang Yos.
Ia berharap momentum positif ini tidak berhenti di garis akhir kegiatan, melainkan melekat menjadi gaya hidup para pelajar di sekolah, keluarga, dan lingkungan tempat mereka tinggal.
“Semangat perjuangan ini harus dibawa pulang. Jadilah generasi yang kuat, berprestasi, dan tetap mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia sepenuh hati,” pungkasnya.
Acara pelepasan ini kian berwarna dengan kehadiran para pejuang veteran, unsur Pemuda Panca Marga, jajaran guru, serta para pengelola pendidikan se-wilayah Binjai. Kehadiran para veteran menjadi jembatan hidup yang menyambungkan semangat masa lalu dengan harapan besar masa depan di tangan para pelajar.(ri).
