Deliserdang.AnalisaOne.com – Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, melantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam upacara yang diadakan di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, pada Kamis (22/01/2026).
Penetapan pejabat ini menjadi tonggak penting sebagai produk pertama seleksi terbuka dalam masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, menggantikan posisi yang selama hampir 11 bulan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Daftar Pejabat yang Dilantik
Ke-15 pejabat yang mendapatkan amanah jabatan antara lain:
1. dr. Tetti Rossanti Keliat MKM – Kepala Dinas Kesehatan
2. Yetty Sembring SSTP MM – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Perkimtan)
3.Yusnaldi MPd – Kepala Dinas Sosial
4.Drs. Syahdin Setia Budi Pane – Kepala Dinas Ketenagakerjaan
5.Rio Laka Dewa SSTP MAP – Kepala Dinas Lingkungan Hidup
6.Dra. Anita Magdalena Br Situmorang – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)
7.A Fitrian Syukri SSTP MSi – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP)
8.Sandra Dewi Situmorang SSTP MSi – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan)
9.M Yusuf SKom MSi – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
10.Kurnia Boloni Sinaga SSTP – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
11.Suparno SSos. MSP – Kepala Dinas Pendidikan
12.Hesron Tonggorajah Girsang AP MSi – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
13.dr. Erlinda Yani MKM – Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan
14.Erlita Lubis SSos. MH – Kepala Dinas Perikanan
15.Sri Armayani SH – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa proses seleksi tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui berbagai pertimbangan matang dari para pimpinan. Dengan mayoritas pejabat berasal dari generasi muda, diharapkan dapat membawa semangat baru dan mengubah paradigma lama birokrasi.
“Ubah pola pikir. Tinggalkan cara kerja lama. ASN adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya,” tegas Bupati.
Bagi pejabat yang sebelumnya pernah menjabat maupun berasal dari instansi luar daerah, dia meminta agar segera menyesuaikan diri dengan budaya organisasi Kabupaten Deli Serdang yang fokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan layanan publik.
Salah satu poin penting yang ditegaskan adalah penerapan sistem penilaian kinerja yang terukur dan berbasis target nyata. Tidak lagi menggunakan indikator abstrak, melainkan target konkret yang dapat dievaluasi dengan jelas.
“Setiap kepala dinas akan memiliki target kinerja yang konkret. Jika target tidak tercapai, maka konsekuensinya jelas, termasuk kemungkinan mengundurkan diri,” ujarnya.
Contoh target yang diberikan antara lain jumlah wisatawan yang harus didatangkan oleh Dinas Pariwisata, waktu pelayanan perizinan yang harus dipenuhi oleh Dinas PMPTSP, serta capaian fisik dan retribusi yang terukur untuk dinas teknis lainnya.
Bupati juga menekankan objektivitas dalam penilaian kinerja dan menghimbau para pimpinan untuk tidak ragu memberikan penilaian sesuai fakta.
“Yang mempertahankan jabatan bukan relasi, bukan uang, tetapi kinerja,” jelasnya.
Selain itu, dia menegaskan tidak adanya sistem patron di luar garis kepemimpinan daerah, dengan seluruh ASN diwajibkan bekerja sesuai arahan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.
Bupati memberikan apresiasi kepada para pelaksana tugas yang selama 11 bulan terakhir telah menunjukkan kinerja dan perubahan signifikan di masing-masing perangkat daerah. Seluruh kepala dinas, camat, dan kepala Puskesmas juga diingatkan untuk menempati rumah dinas yang telah disediakan guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
“Seluruh pejabat yang dilantik harus bisa segera beradaptasi dan menjalankan tugas sesuai visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang 2025–2030, serta mendukung program pemerintah provinsi dan pusat,” tutup Bupati.(rul).

