DELI SERDANG.analisaone.com – Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan didampingi jajaran kepala dinas melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sunggal, sekaligus meresmikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita di Desa Sumber Melati Diski.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Camat Sunggal Guntur Endar Bumi Nasution, S.STP, Kepala Desa Sumber Melati Diski, Sunaryo, beserta para kepala desa se-Kecamatan Sunggal.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan harapan agar program nasional ini benar-benar menyentuh dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat setempat.
“Harapan saya, program Bapak Presiden ini bisa berdampak langsung dirasakan oleh masyarakat. Program MBG ini sangat baik, bahkan secara nyata membantu masyarakat melakukan penghematan ekonomi rumah tangga,” ujar Bupati yang akrab di sapa dr.Aci.
Ia menjelaskan perhitungan manfaat yang akan didapatkan penerima manfaat. “Bayangkan, setiap hari ibu-ibu bisa menghemat sekitar Rp10 ribu. Jika pemberian berjalan selama 20 hari dalam sebulan, setiap kepala keluarga bisa menghemat hingga Rp210 ribu. Ini angka yang cukup besar bagi kehidupan sehari-hari”paparnya.
Pihaknya juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh Dapur SPPG yang mengelola penyaluran makanan tidak layak. Ia menegaskan tidak akan segan memberikan sanksi berat jika ditemukan makanan tidak layak konsumsi, basi, atau terbuang percuma.
“Jangan sampai ada informasi makanan tidak layak, terbuang, lalu viral di media sosial dan disebut program pemborosan anggaran. Saya akan berikan sanksi tegas kepada dapur yang melanggar. Jangan main-main, harus bekerja dengan benar demi mendukung program Bapak Presiden,” tegasnya.
Bupati mencontohkan tindakan yang sudah dilakukan telah menutup lokasi Dapur SPPG di Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal.
“Kampung Lalang itu sudah kita tutup dan suspensi karena kedapatan nasi basi, padahal kuotanya mencapai 2.000 siswa. Jangan kebaikan program ini rusak hanya karena ego pribadi, sehingga merugikan pemilik dapur sendiri.”ungkapnya.
Sejalan arahan Wamendagri, Bupati meminta seluruh pemilik yayasan pengelola dapur untuk bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan desa.
“Saya minta SPPG bekerja sama dengan KDMP agar roda ekonomi desa ikut berputar. Utamakan belanja kebutuhan dari warga lokal Deli Serdang dulu, baru ambil dari luar jika belum tersedia,” ujarnya.
Selain soal kualitas makanan, Bupati juga mengingatkan kewajiban pemilik dapur untuk menjamin kesejahteraan pekerjanya, salah satunya dengan mendaftarkan BPJS Kesehatan.
“Anggaplah ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Untuk 50 pekerja kelas 3, biayanya hanya sekitar Rp2 juta per bulan. Jangan sampai ada yang mengadu pekerja tidak punya BPJS, itu memalukan kita. Kita targetkan 223 orang pekerja di seluruh dapur bisa terjamin kesehatannya,” tegasnya.
Bupati menutup dengan memastikan kemudahan birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang.
“Pekerja yang sejahtera akan menjaga kualitas makanan tetap higienis dan tepat waktu. Saya pastikan seluruh pengurusan izin administrasi SPPG GRATIS. Jika ada yang memungut biaya, segera laporkan kepada saya, Camat, atau Kepala Desa setempat.”pungkasnya.
Sementara, Kepala Desa Sumber Melati Diski, Sunaryo sangat berterima kasih atas kedatangan Bapak Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan untuk melakukan pembukaan pertama Dapur SPPG untuk Ibu hamil, menyusui dan Balita di Desa Sumber Melati Diski.
Menurutnya dalam arahan itu, pihak dapur SPPG harus selalu berkordinasi kepada Kepala Desa selaku pimpinan Desa agar peningkatan ekonomi masyarakat dapat kita jaga bersama.
“Selama ini pihak Dapur SPPG tidak mau kordinasi ke Desa. Nah, kita sebagai Kepala Desa di sini juga menekankan agar program ini dapat membantu penghematan warga masyarakat. Seperti UMKM lokal. Jadi kami berharap kepada Pemilik SPPG di Kecamatan Sunggal dapat berkolaborasi dan berkordinasi kepada kami Pemerintahan Desa seperti arahan yang di sampaikan oleh Bupati Deli Serdang” ujar Sunaryo.
Kerja sama yang baik dalam mendukung program bapak presiden Prabowo harus kita jaga bersama agar kedepan tidak ada lagi terdapat kesalahan – kesalahan dalam memberikan makanan bergizi gratis kepada masyarakat.
“Kita berharap kerjasama ini terus berjlan dan bersinergi dalam peningkatan ekonomi masyarakat Desa. Apalagi nantinya akan selaras juga dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sehingga berdampak langsung kepada UMKM lokal”jelas Sunaryo mengakhiri.(ri).
