MEDAN – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai, Ucok Ferry, M.H., menjadi pemateri utama dalam kegiatan Sekolah Nilai Dasar Perjuangan (NDP) yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Utara.
Acara berlangsung di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (22/8/2026) pukul 16.30 WIB hingga selesai.
Dalam pemaparannya, Ucok Ferry yang didampingi Dewi Ayu Lestari, menguraikan tiga pokok bahasan utama, yaitu ikhtiar, kebebasan, serta tanggung jawab eksistensial.
Menurut Ucok Ferry, ketiga nilai tersebut sangat penting dimiliki oleh setiap kader maupun generasi muda agar tidak mudah terjerumus ke hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun bangsa, termasuk penyalahgunaan narkoba.
“Ikhtiar adalah usaha maksimal yang kita lakukan untuk meraih tujuan yang baik. Kebebasan bukan kebebasan tanpa batas, melainkan kebebasan yang bertanggung jawab. Dan tanggung jawab eksistensial itu menyadari bahwa keberadaan kita di dunia ini punya peran dan dampak bagi orang lain. Kalau tiga hal ini dipegang teguh, generasi muda tidak akan mudah tergoda narkoba, karena tahu apa yang dipertaruhkan: masa depan sendiri dan masa depan bangsa,” ujar Ucok Ferry saat menyampaikan materi.
Kegiatan berjalan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Para peserta tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang disampaikan.
Selain membahas nilai-nilai perjuangan, pemateri juga menyisipkan paparan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang kini menjadi ancaman serius bagi kalangan mahasiswa.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara karakter. Jangan sampai potensi besar dimusnahkan oleh barang haram bernama narkoba. Jadilah pelopor perubahan, bukan korban peredaran gelap narkotika,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat perjuangan serta kesadaran di kalangan kader HMI maupun generasi muda pada umumnya, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjauhi dan melawan peredaran narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat.(ri).
