Binjai.AnalisaOne.com – Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan gedung DPRD Kota Binjai berubah menjadi arena amuk massa. Ironisnya, para wakil rakyat justru asyik menjadi penonton di tengah kobaran emosi mahasiswa yang merasa diabaikan.
Kericuhan pecah diduga dipicu oleh tidak adanya tanggapan dari anggota DPRD yang tak kunjung memberikan respons terhadap tuntutan yang diajukan. Massa yang terlihat sudah geram kemudian melampiaskan kekesalannya dengan melempari aparat kepolisian. Hujan deraspun tak mampu meredam amarah mahasiswa yang terus membara.
“Mahasiswa mengamuk, awas-awas propokator” teriak masyarakat ketakutan dalam kondisi hujan deras.

Beruntung Polres Binjai bergerak cepat mengamankan sejumlah provokator yang diduga menjadi dalang kerusuhan. Namun, penangkapan ini justru memicu gelombang protes baru. Mahasiswa kembali menyerang aparat kepolisian, menuntut pembebasan rekan-rekan mereka yang ditahan.
Di tengah kobaran api semangat mahasiswa dan barikade polisi, pemandangan mengganjal terlihat di balkon gedung DPRD. Beberapa anggota dewan tampak santai menyaksikan drama kericuhan di bawah hujan deras dan pengamanan polri.
Sikap acuh tak acuh para wakil rakyat ini sontak menuai kecaman dari berbagai pihak. Masyarakat menilai, seharusnya anggota DPRD Kota Binjai hadir di tengah-tengah massa untuk mendengarkan aspirasi dan mencari solusi, bukan malah menjadi penonton yang menikmati penderitaan rakyat dan kericuhan rakyat.
Setelah situasi mulai mereda dan hujan mulai reda, beberapa anggota DPRD baru menunjukkan batang hidungnya dan mencoba menanggapi keluhan mahasiswa. Namun, Kepercayaan mahasiswa terhadap wakil rakyat telah terkikis habis. Dan hanya meminta kepada Polres Binjai untuk melepas rekan-rekan yang di tahan.
Terlihat dengan adanya mediasi yang baik, Kapolres Binjai,AKBP Bambang Kristianto Utomo langsung meminta anggotanya agar para rekan mereka sejumlah 7 orang di keluarkan.
Aksi unjuk rasa berujung ricuh ini menjadi tamparan keras bagi DPRD Kota Binjai. Mereka harus segera berbenah diri dan menunjukkan komitmen yang lebih besar dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Jika tidak, bukan tidak mungkin gelombang protes yang lebih besar akan kembali mengguncang kota ini.(ri).
