TARUTUNG.AnalisaOne.com – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, langsung turun tangan memperkuat ketertiban dan keamanan di lingkungan lembaga pemasyarakatan setempat.
Dalam pengarahan langsung yang digelar pukul 08.30 WIB, pada Sabtu kemarin tanggal (23/5/2026), Evan menegaskan sejumlah aturan keras sekaligus memastikan tidak ada lagi praktik pungutan liar dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada warga binaan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana tertib namun tetap kental nuansa kekeluargaan ini turut dihadiri Kasubsi Pengelolaan Mian H.R. Simarmata beserta seluruh jajaran staf Rutan Tarutung.
Di hadapan ratusan warga binaan, Evan menyampaikan arahan penting yang menyentuh berbagai aspek, mulai dari kedisiplinan, kebersihan, hingga pemberantasan barang terlarang.
Salah satu poin utama yang ditekankan Evan adalah jaminan pelayanan publik. Ia menegaskan dengan tegas bahwa seluruh layanan integrasi dan fasilitas yang disediakan negara di dalam Rutan Tarutung diberikan secara gratis, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi siapa saja yang berniat memungut uang atau meminta imbalan dalam proses pelayanan.
“Semua layanan di sini gratis. Tidak ada pungutan biaya apa pun. Saya ingatkan, patuhi setiap aturan yang berlaku dan jadikan masa pembinaan ini momen berharga untuk memperbaiki diri,” tegas Evan di hadapan para warga binaan.
Selain soal pelayanan, Evan juga menyoroti kebersihan dan kesehatan lingkungan. Ia mewajibkan setiap warga binaan menjaga kebersihan kamar serta blok hunian masing-masing, guna menciptakan suasana tinggal yang sehat, nyaman, dan jauh dari risiko penyakit.
Terkait keamanan, Evan kembali menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk memberantas dua musuh utama ketertiban di dalam rutan, yaitu peredaran narkoba dan penyelundupan telepon genggam atau HP ilegal. Menurutnya, dua barang terlarang itu menjadi pemicu utama gangguan keamanan dan ketertiban yang harus diputus mata rantainya.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan aktif mengikuti setiap program pembinaan yang dijalankan secara disiplin. Menurut Evan, kegiatan pembinaan bukan sekadar rutinitas, melainkan bekal positif yang akan sangat berguna bagi masa depan mereka nanti setelah kembali ke masyarakat.
Hubungan harmonis juga menjadi perhatian serius. Evan meminta terjalinnya hubungan yang baik dan saling menghormati, baik antara petugas dengan warga binaan maupun antarsesama warga binaan, demi menjaga stabilitas kondusif di dalam rutan.
“Melalui pengarahan ini, kami berharap seluruh warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, serta bahu-membahu menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, bersih, dan kondusif,” pungkas Evan Yudha Putra Sembiring, menutup arahannya dengan penuh harap agar Rutan Tarutung terus menjadi tempat pembinaan yang benar-benar mendidik dan mengubah perilaku ke arah lebih baik.(di).
