BINJAI.analisaone.com – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menyambut positif dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BNN Kota Binjai dalam menekan peredaran narkotika.
Langkah nyata pun disepakati, kedua belah pihak akan merumuskan kerja sama formal dan membentuk Satgas Pemberantasan Narkoba bersama. Komitmen tersebut terjalin dalam pertemuan silaturahmi yang digelar di Kantor BNN Kota Binjai, Senin (27/7/2026).
Rombongan Badko HMI Sumut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Muhammad Yusril Mahendra Butar-Butar, didampingi Ketua Bidang Politik Demokrasi dan Pemerintahan Ahmad Fuadi Nasution serta Bendahara Umum Fikri Ihsan Hasri Rangkuti.
Kedatangan perwakilan organisasi mahasiswa ini disambut hangat Kepala BNN Kota Binjai Ucok Ferry, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat yang meliputi Kasubbag Umum Suryawan, S.Sos., Katim Pemberantasan Hasiholan M. Siboro, S.E., Katim Rehabilitasi dr. Listia Pristiti Milva, serta Katim P2M Devi Ariani, S.K.M., M.K.M.
Kepala BNN Kota Binjai Ucok Ferry menilai kehadiran HMI adalah dukungan strategis yang sangat dibutuhkan.
Menurutnya, peran mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi kunci keberhasilan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Kehadiran organisasi seperti HMI memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke kalangan mahasiswa dan pemuda. Kami berharap hubungan ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini, melainkan terus terjalin dalam program-program edukasi yang konkret,” ujar Ucok Ferry.
Sementara itu, Ketua Umum Badko HMI Sumut Muhammad Yusril Mahendra Butar-Butar menyampaikan penghargaan mendalam atas dedikasi yang ditunjukkan BNN Kota Binjai.
Ia menegaskan, perang melawan narkoba tidak bisa dipikul sendirian oleh aparat penegak hukum, melainkan butuh dukungan menyeluruh dari seluruh elemen bangsa.
“HMI sebagai organisasi mahasiswa tertua memiliki tanggung jawab moral ikut menjaga masa depan generasi muda. Narkoba adalah musuh kita semua, sehingga kami mendukung penuh setiap langkah tegas yang diambil BNN,” tegas Yusril.
Poin penting yang disepakati dalam pertemuan ini adalah rencana penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) pembentukan Satgas Pemberantasan Narkoba yang melibatkan jajaran HMI se-Kota Binjai. Langkah ini diambil agar sinergi yang terjalin tidak hanya bersifat seremonial, melainkan mewujud dalam program kerja yang terukur dan nyata.
“Kami siap menjadi mitra strategis BNN untuk menyebarluaskan edukasi bahaya narkoba di lingkungan kampus dan komunitas pemuda. Semoga silaturahmi ini menjadi awal kolaborasi yang kokoh demi mewujudkan Binjai dan Sumatera Utara yang bersih dari ancaman narkotika,” pungkas Yusril.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, sekaligus menjadi bukti nyata persatuan antara lembaga negara dan elemen masyarakat sipil dalam menjaga kualitas generasi penerus bangsa.(ri).
