Binjai.AnalisaOne.com – Dugaan peredaran narkoba di wilayah Binjai tepatnya di Tempat Hiburan Malam (THM) Samudera Selatan semakin terbuka lebar.
Sebab, Lokasi yang jauh dari pemukiman warga menjadikan lokasi THM Samudera Selatan banyak peminat dan sulit di berantas. Dari mulai Anak Baru Gede (ABG) hingga orang tua terlihat banyak meramaikan lokasi itu.
Didesain sedemikian rupa, dan dipadu dengan suara musik bergema, Samudera Selatan memiliki khas sendiri tempat khusus yang diduga sengaja di rancang untuk para penggemar narkotika.
Saat berhasil di Rajia BNNK Binjai, awak wartawan dikejutkan dengan desain lokasi yang modern. Di dalam bar Diskotik ternyata memiliki desain ruangan setelah kamar mandi, seperti pintu kecil atau dikenal loket diduga untuk penjualan narkotika.
Dari keterangan pengunjung yang berhasil dikonfirmasi membenarkan bahwa loket tersebut didesain sebagai tempat menjual narkoba kepada pengunjung yang mulai menikmati ayunan musik bergema.
Untuk masuk kelokasi, kita harus melintas ke Room Diskotik lalu berjalan ke arah toilet dan dibelakang gedung itu memiliki ruangan yang dirancang dengan pintu terkunci namun memiliki pintu kecil sebagai loket jualan narkotika.
Terlihat juga sebuah meja berwarna merah dan dua kursi bar untuk tempat duduk para pengedar menjajakan jualannya atau istilah “piket”. Untuk mengkalabui pengunjung dan petugas, ruangan tersebut sengaja di tata seperti gudang penyimpanan agar tidak diketahui fungsi ruangan belakang.
“Masuk dari kanan itu bang, dekat toilet dibelakang ada ruangan.dilokasi ada pintu yang memiliki pintu kecil sebagai tempat jual beli narkotika jenis pil ekstasi bermerek “Redbull” seharga 250ribu” kata Pengunjung yang meminta namanya tidak disebutkan.
Dengan wajah pucat dan ketakutan, pengunjung membeberkan bahwa di balik pintu yang didesain itu langsung berbatasan dengan tembok, sehingga memungkinkan untuk pengedar melarikan diri lewat tembok belakang jika terjadi penggrebekan.
Beberapa pria yang disebut sebagai pengelola saat ingin ditanyakan wartawan berkilah bahwa dirinya bukan pengelola ataupun menager THM Samudera Selatan.
“Saya bukan menager disini bang.tidak tahu saya siapa pengelola Samudera Selatan ini bang” ungkap pria berbaju hitam.
Menyahuti adanya dugaan peredaran narkoba di THM Samudera Selatan, Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry memberikan respon positif.
Ia menjelaskan bahwa terkait lokasi THM Samudera Selatan menyediakan narkotika jenis pil ekstasi dengan merek Redbull dan lainnya akan dilakukan pendalaman dan akan kita koordinasikan ke BNNP Sumut untuk dilakukan penindakan.
“Terkiat adanya lokasi penyediaan obat – obat terlarang di THM SS dengan adanya loket penjualan narkotika, kami dari BNNK Binjai akan melakukan pendalaman dan akan berkordinasi dengan BNNP Sumut untuk tindak lanjut penyelidikan” kata Ucok.
Jauh dikatakan Ucok, bahwa BNNK Binjai tidak akan diam terkait tingginya peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam yang menjadi kewenangan BNNK Binjai.
“Kita dari BNNK Binjai akan terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika untuk memperkecil ruang peredaran narkoba khususnya di tempat – tempat hiburan malam.kita menghimbau kepada lapisan masyarakat agar terus menjauhi narkoba agar kita bisa menyelamatkan generasi bangsa sesuai dengan program Asta cita presiden Prabowo Subianto” ujar Ucok mengakhiri.(ri).
