Binjai,analisaOne.com – Pemerintah Kota Binjai menggelar Rapat Koordinasi Penataan Kabel dan Jaringan Utilitas di Aula Kantor Wali Kota, Selasa (10/03).
Acara dihadiri oleh Sekretaris Daerah Chairin F. Simanjuntak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muhammad Ikhsan Siregar, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Wahyu Umara.
Rapat ini merupakan bagian dari upaya mendukung program pembenahan infrastruktur nasional, bertujuan untuk membuat kabel telekomunikasi lebih rapi, meningkatkan estetika kota, dan kenyamanan lingkungan.
Sekdako Binjai menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut koordinasi sebelumnya bersama OPD terkait dan pertemuan dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Sumatera Utara.
“Kita ingin menentukan langkah-langkah konkret, pembagian tugas, serta wilayah prioritas agar pelaksanaan terkoordinasi,” ujarnya.
Penataan akan diawali dengan survei lapangan bersama OPD, APJATEL, dan operator telekomunikasi. Hasil survei menjadi dasar perencanaan, termasuk rencana perubahan kabel udara ke kabel tanam yang memerlukan koordinasi matang.
Kadis Kominfo Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar menambahkan bahwa rapat ini menetapkan jadwal survei dan pembagian tugas awal. Eksekusi proyek diperkirakan dilakukan pasca Hari Raya Idulfitri mengingat lokasi berada di wilayah lalu lintas padat.
Sebanyak sembilan ruas jalan ditetapkan sebagai prioritas, antara lain Jalan Soekarno-Hatta, T. Imam Bonjol, Sultan Hasanuddin, Kapten Muslim, Ahmad Yani, KH Ahmad Dahlan, RA Kartini, Patimura, dan Veteran.
Koordinator Wilayah APJATEL Sumatera Utara Jimmy Aswin Siregar mengusulkan survei awal dilakukan di Jalan Soekarno-Hatta sebagai akses utama kota.
Program direncanakan berjalan akhir April atau awal Mei dengan pendanaan dari operator, dengan kajian penggabungan tiang menjadi menara bersama dan pengecekan data perizinan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terhadap provider legal maupun ilegal.
Kepala Dinas PUPR menyatakan dukungan penuh terkait data teknis dan perizinan. Para operator juga menyampaikan masukan terkait pengaturan jadwal pengerjaan di persimpangan jalan agar lebih rapi dan efisien.
Hadir dalam rapat para pimpinan OPD, camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.(ri).

