LANGKAT.analisaone.com – Kondisi Bendungan Sei Wampu di Kabupaten Langkat kini memicu kekhawatiran dan menjadi sorotan masyarakat setempat. Rabu, (18/3/2026).
Alih-alih berfungsi optimal sebagai tanggul penyangga dan penyelamat warga dari ancaman bencana, infrastruktur vital tersebut justru terlihat terbengkalai dan tidak mendapatkan perawatan layak dari Balai Wilayah Sungai (BWS) II Sumatera Utara.
Pantauan awak media pada Rabu (18/3/2026) memperlihatkan kondisi bendungan yang memprihatinkan.
Dinding dan tebing tanggul terlihat rusak parah hingga lapisannya mengelupas, sementara area di sekelilingnya ditumbuhi rumput liar yang tinggi dan semak belukar.
Kondisi ini semakin memperkuat dugaan bahwa bendungan yang menjadi ikon warga ini tidak pernah disentuh perawatan rutin.
Erwin (50), warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat membenarkan bahwa lokasi bendungan itu telah rusak dan butuh perawatan.
“Iya bang, kemarin banjir besar rusak pinggirnnya. Sampai saat ini belum di perbaiki dan dibiarkan saja” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa tempat tersebut menjadi tempat untuk meluangkan diri dengan teman dan sanak saudara. Bahkan lokasi bendungan Sei Wampu itu banyak dijadikan tempat orang berpacaran karena lokasinya yang nyaman dan asik.
“Lokasinya sering di kunjungi masyarakat bang.bahkan dijadikan tempat berfoto oleh masyarakat. Ya harusnya di rawat agar tempatnya tidak rusak dan tetap nyaman”ungkapnya kepada wartawan.
Akibat tidak terawat, warga pun mulai bertanya-tanya, bagaimana bendungan ini bisa diandalkan saat musim hujan tiba jika kondisinya saja sudah dibiarkan rusak dan kumuh begitu lama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan maupun tanggapan resmi dari pihak BWS II Sumatera Utara yang beralamat di Jalan Jenderal Besar Dr. Abdul Haris Nasution, Kota Medan terkait kondisi tersebut.(tim).
