BINJAI.analisaone.com – Sebagai wujud dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai resmi menggelar proses seleksi penerimaan peserta Program Pemagangan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Selasa, (4/8).
Kegiatan ini sekaligus mempererat jalinan sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan instansi pemerintah terkait pengembangan kompetensi tenaga kerja.
Proses seleksi berjalan dengan prinsip objektif, transparan, dan penuh profesionalisme.
Calon peserta harus melewati serangkaian tahapan ketat, mulai dari verifikasi berkas administrasi, sesi wawancara mendalam, hingga penilaian kompetensi serta motivasi.
Hal ini dilakukan guna memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan, integritas, dan semangat belajar yang tinggi.
Program ini dirancang agar peserta nantinya bisa merasakan suasana kerja nyata, memahami budaya organisasi yang tertib, serta mengasah keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Mochammad Mukaffi, menegaskan kehadiran peserta magang bukan sekadar memberikan pengalaman bagi mereka, melainkan bagian dari upaya bersama mencetak generasi pekerja yang unggul.
“Pemagangan adalah peluang emas bagi anak muda untuk belajar langsung di lingkungan kerja yang nyata. Kami harap mereka tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga menyerap nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, dan etika kerja yang baik” ujarnya.
“Lapas Binjai siap menjadi ruang belajar yang membekali mereka bekal berharga untuk masa depan,”kata Mukaffi.
Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen mendukung penuh program Kemnaker dalam melahirkan tenaga kerja yang kompeten, mudah beradaptasi, dan siap menghadapi dinamika dunia kerja.
Langkah ini juga menjadi bukti kolaborasi antarinstansi yang solid demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.(ri).
