DELI SERDANG.analisaone.com – Sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor dengan modus yang sangat merugikan dan memanfaatkan kepolosan anak-anak terjadi di Dusun 7 Besamat, Desa Gunung Rintih, Kecamatan STM Hilir, Rabu (3/6/2026) sore.
Peristiwa berdarah dingin ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV), yang kini menjadi bukti utama bagi Polsek Talun Kenas untuk memburu dua pelaku yang masih bebas.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB, saat Jainal Tarigan (15) bersama adiknya, Rabil Sembiring (12), sedang melintas mengendarai Yamaha NMAX dengan nomor polisi BK 2010 ALW.
Tanpa ada prasangka sedikit pun, kakak beradik itu didekati dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna putih. Pelaku dengan cerdik berpura-pura meminta bantuan korban untuk mengambil buah sawit di pinggir jalan dengan alasan akan dijadikan obat.
Karena berniat baik dan tidak curiga, kedua anak tersebut turun dari kendaraan untuk membantu. Namun, sesaat setelah mereka memalingkan badan, salah satu pelaku dengan sigap langsung melompat naik ke atas NMAX dan melarikan diri dengan kecepatan tinggi, meninggalkan kedua korban yang terkejut dan terpukul di tempat kejadian.
Rekaman CCTV di lokasi berhasil menangkap momen keberangkatan pelaku yang kabur melaju kencang menuju arah Jalan Besar Talun Kenas.
Berdasarkan hasil identifikasi rekaman dan keterangan saksi, kepolisian telah merangkum ciri-ciri penting guna membantu pengejaran, pelaku berjumlah dua orang, menggunakan kendaraan Honda Vario berwarna putih, sementara kendaraan hasil curian berupa Yamaha NMAX dengan pelat BK 2010 ALW, dan arah pelarian tercatat menuju wilayah Talun Kenas.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Talun Kenas mengimbau masyarakat untuk turut serta membantu mengungkap kasus ini.
“Informasi dari warga sangat berharga untuk mempercepat penangkapan pelaku dan pengembalian barang bukti kepada pemilik sah,” tegasnya pada Kamis (4/6/2026).
Pihak kepolisian juga menekankan agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila melihat atau mengetahui keberadaan para pelaku, melainkan segera menghubungi kantor Polsek Talun Kenas atau nomor darurat 110 agar proses penindakan berjalan sesuai jalur hukum yang aman dan benar.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh warga, khususnya orang tua dan remaja, bahwa modus kejahatan kini semakin berani dan tidak segan menargetkan anak-anak.
Kepolisian mengingatkan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati terhadap orang asing yang meminta bantuan di pinggir jalan, dan tidak mudah percaya pada alasan-alasan yang terdengar tidak masuk akal.
Bagi siapa saja yang mengenali ciri-ciri pelaku atau melihat keberadaan motor Honda Vario putih yang mencurigakan pasca kejadian ini, diminta segera melapor ke pihak berwajib agar tindak kejahatan serupa tidak terulang kembali kepada korban lain.(rul).
