DELI SERDANG.AnalisaOne.com – Kekecewaan mendalam kembali melanda masyarakat Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Saat kebakaran melalap sebuah pabrik pipa di Jalan Orde Baru, Desa Mulyo Rejo, baru terungkap fakta pahit.
Satu-satunya mobil pemadam kebakaran yang diposisikan di Kantor Camat Sunggal ternyata rusak parah dan tidak bisa dioperasikan sama sekali.
Peristiwa itu terjadi saat kobaran api mulai membesar sejak sore hari. Warga menunggu bantuan dari unit pemadam setempat, namun tak kunjung tiba. Setelah ditelusuri, diketahui kendaraan tersebut hanya terparkir tak berdaya, seolah menjadi pajangan belaka.
Akibatnya, proses pemadaman sempat terhambat dan baru bisa ditangani setelah ada bantuan dari mobil pemadam yang didatangkan dari Kota Binjai serta kecamatan lain di luar wilayah Sunggal.
Warga menyayangkan kondisi ini dan menuding Bupati Deli Serdang, Asriludin Tambunan, dinilai tidak peka serta lambat bertindak.
Keberadaan kendaraan darurat yang rusak namun tetap dibiarkan terparkir di kantor kecamatan dianggap sebagai bukti lemahnya pengawasan dan tanggung jawab pemerintah daerah.
“Ini bukan soal petugasnya, mereka sudah bekerja keras. Tapi bagaimana mungkin alat utama untuk menyelamatkan nyawa dan harta benda dibiarkan rusak begitu saja? Terkesan pemerintah hanya ingin terlihat bekerja, padahal kenyataannya tidak siap melayani masyarakat,” ujar salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya.Kamis, (11/6).
Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Deli Serdang, Khairul Azman, justru enggan memberikan penjelasan apapun terkait kondisi kendaraan tersebut. Sikap diam ini memicu spekulasi di tengah masyarakat, yang menduga ada kelalaian serius dalam pengelolaan aset dan layanan publik.
Masyarakat pun meminta Bupati Asriludin Tambunan segera mengambil sikap tegas, menelusuri siapa yang bertanggung jawab, dan memastikan perbaikan atau penggantian kendaraan tersebut.
Warga menegaskan agar tidak ada lagi alasan, dan meminta pimpinan daerah tidak pandang bulu dalam menangani masalah yang menyangkut keselamatan warga ini.(ri).
