DELI SERDANG.analisaone.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Suparno, S.Sos., melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung kondisi tiga Sekolah Dasar Negeri yang berada di wilayah Desa Sumber Melati Diski.
Kedatangan pejabat ini disambut hangat oleh Sunaryo selaku Kepala Desa setempat beserta para guru dan siswa.
Tiga sekolah yang ditinjau dalam kesempatan ini adalah SD Negeri 101738, SD Negeri 101741, dan SD Negeri 107393.
Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Pemerintah Kabupaten Deli Serdang guna melihat langsung kondisi prasarana pendidikan yang berkaitan dengan kebutuhan peserta didik.
Suparno menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi ulang guna menentukan apakah ketiga sekolah tersebut masuk dalam kriteria prioritas pemenuhan fasilitas pendidikan. Penilaian ini sangat penting sebelum bantuan dialokasikan.
“Kunjungan kami ke tiga sekolah di Desa Sumber Melati Diski terkait pembangunan prasarana sekolah yang saat ini masih membutuhkan penanganan serius, seperti penambahan ruang belajar, pemagaran sekolah, hingga fasilitas olahraga,” ujar Suparno kepada awak media saat ditemui di lokasi. Jumat,(24/7).
Ia menambahkan, Pemkab Deli Serdang melalui Dinas Pendidikan akan terus melakukan pembenahan menyeluruh guna menyesuaikan diri dengan kebijakan baru yang akan berlaku bagi peserta didik pada tahun mendatang.
“Kami akan terus berkeliling meninjau sekolah SD dan SMP di seluruh Deli Serdang. Pasalnya, tahun depan Pemkab Deli Serdang akan memberlakukan sistem sekolah pagi untuk tingkat dasar dan pertama. Maka prioritas utama kami adalah mengecek apakah ruang kelas sudah mencukupi atau belum,” tegasnya.
Pemberian bantuan pembangunan ruang kelas nantinya tidak diberikan secara merata, melainkan harus didasarkan pada nilai kinerja dan kriteria yang telah ditetapkan.
“Kami sudah berikan panduan penilaian kepada kepala sekolah. Hasilnya akan kami evaluasi; jika tidak memenuhi standar, maka akan kami lakukan peninjauan kembali kinerja kepala sekolah yang bersangkutan,” jelasnya.
Beberapa indikator penilaian meliputi sistem pembelajaran, inovasi sekolah, hingga kebersihan lingkungan.
“Semua ini harus terpenuhi agar sekolah menjadi unggulan di daerahnya, sehingga bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan bermanfaat bagi sekolah yang berprestasi,” tambahnya.
Suparno juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menerima alokasi bantuan dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi sekolah yang terdampak banjir.
“Ada sekitar 30 sekolah SD dan SMP yang mendapatkan bantuan pemulihan, di mana 22 di antaranya adalah SD yang sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Hamparan Perak,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumber Melati Diski, Sunaryo, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap pembangunan segera direalisasikan demi mendukung pendidikan gratis bagi warga desa.
“Sekolah-sekolah ini sangat diminati warga, namun keterbatasan ruang kelas membuat banyak calon siswa tidak bisa diterima. Kami berharap warga kurang mampu tetap bisa bersekolah dan tidak putus pendidikan karena keterbatasan fasilitas,” ungkapnya.
Ia berharap agar kedepan pembangunan sekolah dalam penunjang pendidikan di Desa Sumber Melati Diski dapat terpenuhi oleh bapak bupati Deli Serdang.
“Kita berharap agar Bupati Deli Deli Serdang, Asriludin Tambunan dapat merealisasikan pembangunan ini untuk penunjang pendidikan sekolah”pungkasnya.(ri).
