DELI SERDANG.analisaone.com – Bencana angin kencang kembali menerjang wilayah Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis lalu, (4/6).
Akibat amukan angin puting beliung tersebut, ratusan rumah warga mengalami kerusakan parah, menyebabkan trauma mendalam dan memaksa sebagian besar warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan sangat besar mengingat jumlah rumah yang rusak mencapai ratusan unit, dan dampak psikologis terhadap warga juga tidak bisa diabaikan.
Banyak warga memilih meninggalkan rumah mereka yang porak-poranda karena khawatir akan adanya bencana angin kencang susulan.
Sekretaris Kecamatan Sunggal, M. Nurdin, membenarkan bahwa angin kencang melanda di Kecamatan Sunggal.
“Kami telah melakukan pendataan dan memang benar, bencana angin kencang telah melanda beberapa desa di wilayah se-Kecamatan Sunggal,” ungkap Nurdin kepada wartawan.
Lebih lanjut, Nurdin menyampaikan skala kerusakan yang cukup besar,sebanyak ratusan rumah terkena dampak dari angin kencang.
“Berdasarkan data sementara yang kami kumpulkan, ada sekitar 674 unit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang ini. Kerusakannya bervariasi, mulai dari ringan hingga kategori rusak berat,” jelasnya dengan nada prihatin.
Pihak kecamatan dan pemerintahan desa tengah berupaya melakukan penanganan bagi para korban dengan membuka Posko-posko darurat untuk menampung warga yang mengungsi dan menyediakan kebutuhan dasar seperti makanan seadanya.
Jauh dikatakan Nurdin, ia menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana angin kencang.
“Kami mengimbau agar seluruh warga masyarakat, terutama yang berdomisili di desa-desa yang memang memiliki riwayat sering diterjang angin kencang, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Apabila ada tanda-tanda cuaca ekstrem seperti angin kencang atau hujan lebat yang disertai petir, segera cari tempat perlindungan yang aman dan jauhi bangunan atau pohon yang rapuh,” pesannya.
Sementara, warga masyarakat berharap agar Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk membantu pemulihan kondisi warga dan infrastruktur yang rusak, serta menyusun rencana mitigasi bencana yang lebih komprehensif untuk menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.(ri).
